Disnaker Kendal Gelar Apel Keselamatan dan Kesehatan Kerja

Disnaker Kendal gelar Apel Keselamatan dan Kesehatan Kerja

0
977
Dinas Tenaga Kerja Kab Kendal menggelar Apel dan Sosialisasi Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) di GOR Bahurekso Kendal, Selasa (12/2/2019). Apel diikuti sekitar 500 pekerja dari 40 perusahaan di Kab Kendal. Pada apel tersebut Pemkab Kendal memberikan penghargaan kepada perusahaan pelopor yang telah menerapkan K3 yaitu PT Sari Tembakau Harum dan PT Rimba Partikel Indonesia.

Sosialisasi K3 disampaikan oleh Wakil Manajer PT RPI Kaliwungu, I Ketutu Wardana, sedangkan PT Sari Tembakau Harum melakukan simulasi pertolongan pertama pada kecelakaan (P3) pada korban pingsan dan patah tulang pada saat berada di kawasan perusahaan.
Kepala Dinas Tenaga Kerja Kab Kendal, Syukron Samsul Hadi mengatakan, dua perusahaan tersebut sudah mendapat sertifikat penerapan K3 oleh tim penilai dari pusat, sehingga diberi penghargaan. Dikatakan, semua perusahaan di Kendal sudah menerapkan K3, namun ada yang belum melakukannya secara maksimal. “Dengan apel dan sosialisasi K3 ini harapannya semua perusahaan dan semua pekerja benar-benar memperhatikan K3, sehingga para pekerja bisa bekerja dengan nyaman dan aman,” katanya.
Sementara itu Kasi Persyaratan Kerja dan Kesejahteraan Tenaga Kerja pada Disnaker Kendal, Kusumartini mengatakan, pihak dinas sudah rutin melakukan sosialisasi K3 ke semua perusahaan di Kab Kendal. Namun saat dilakukan pemantauan, ternyata masih ada pekerja yang tidak mengindahkan dengan menggunakan alat pengaman diri (APD), seperti masker, sepatu boat, padahal di tempatnya bekerja alat tersebut sangat penting untuk dikenakan. “Sosialisasi sudah dilakukan, maka yang penting adalah adanya kesadaran menerapkan K3 supaya menjadi budaya, sehingga tanpa disuruh pun akan menerapkannya,” harapnya.
I Ketut Widiantara dari PT RPI Kaliwungu mengatakan, bahwa K3 itu wajib diterapkan. Pasalnya jika tidak mengindahkan K3, akan merugikan bagi diri pekerja, karena beresiko tinggi, mulai dari dari cacat tubuh hingga kematian. Oleh karena itu K3 wajib diterapkan, selain untuk melindungi pekerja juga untuk kepentingan perusahaan sendiri.  “Tiap pekerja harus mematuhi SOP dalam bekerja dan sebelum mulai kerja harus ada briefing,” ujarnya.