SMA Negeri 1 Boja akan Maju ke Lomba Adiwiyata Tingkat Propinsi

SMA Negeri 1 Boja akan Maju ke Lomba Adiwiyata Tingkat Propinsi

0
220
Setelah menyandang sebagai Sekolah Rujukan, SMA Negeri 1 Boja bersiap untuk maju lomba Adiwiyata tingkat Propinsi tahun 2019. Kegiatan yang telah dilakukan adalah penataan kondisi sekolah yang mendukung sekolah Adiwiyata, berupa penanaman pohon agar tercipta suasana sejuk dan segar.

Kepala SMA Negeri 1 Boja, Puji Astuti mengatakan, kegiatan lainnya yaitu Launching Aksi Ramah Lingkungan berupa Gerakan 1.000 tumbler dan lunch box makanan sehat yang dilaksanakan pada 8 Februari 2019 yang diikuti seluruh keluarga besar SMA Negeri 1 Boja.
“Kegiatan ini untuk mengurangi sampah plastik yang tidak bisa diurai oleh tanah. Juga penataan tempat sampai yang dibedakan antara sampah organic, anorganik dan logam,” katanya
Puji mengatakan, sebagai sekolah Adiwiyata, para siswa juga diajarkan untuk memanfaatkan plastic bungkus makanan menjadi barang yang bisa digunakan lagi (recycle). Pada kegiatan ini pihak sekolah melakukan kerjasama dengan salah satu perusahaan makanan ringan, yaitu membuat kreasi dari bungkus makanan menjadi berbagai macam barang yang berguna. “Kegiatan ini juga dilombakan hingga tingkat nasional,” ujarnya.
Dikatakan, dalam upaya melestarikan lingkungan, SMA 1 Boja juga menyelenggarakan try out berbasis android (paperless), sehingga mengurangi penggunaan kertas. Hal ini merupakan terobosan test digital yang secara bertahap akan dilakukan untuk semua jenis tes di SMA Negeri 1 Boja. “Secara bertahan sudah mulai mengurangi penggunaan kertas,” katanya.
Puji mengatakan, sekolah juga melakukan pembuatan green house untuk berbagai tanaman dan hewan piaraan, di antaranya kandang kelinci dan kolam ikan untuk menambah koleksi tanaman dan binatang. “Di sekolah juga ditanam berbagai tanaman obat keluarga (toga) dan tanaman obat sekolah (tosa) di kebun sekolah,” jelasnya.
Menurutnya, hal terpenting dari Sekolah Adiwiyata adalah meningkatkan kesadaran seluruh warga sekolah untuk berperilaku ramah lingkungan. Kantin sekolah juga tidak luput dari usaha merubah mindset, dengan merubah penggunaan plastik menjadi wadah yang dibawa sendiri oleh peserta didik. “Seluruh komponen sekolah harus terlibat dalam setiap upaya menuju Sekolah Adiwiyata,” pungkasnya.