Disdikbud Kendal Gelar Pendidikan dan Pelatihan Seni Tradisional

Disdikbud Kendal gelar Pendidikan dan Pelatihan Seni Tradisional

0
86
Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kendal mengadakan Pendidikan dan Pelatihan Seni Tradisional. Pelatihan yang diikuti 250 guru SD/MI dan SMP/MTS mata pelajaran Kesenian diadakan selama lima hari di tiga lokasi, yakni Aula Dinas Pendidikan Kendal, Sanggar Pramuka, dan Balai Kesenian Remaja.

Sekretaris Dinas Pendidikan Kendal, Sutadi, mengatakan, kemajuan teknologi yang semakin pesat tidak boleh meninggalkan kebudayaan atau tradisi peninggalan yang memiliki nilai-nilai luhur. . “Kemajuan teknologi itu juga merupakan kebutuhan dari masyarakat, termasuk keberadaan gawai atau gadget,” katanya, Jumat (15/3/2019).
Sutadi, mengungkapkan, kalangan pelajar SD dan SMP juga tidak bisa dilarang untuk menggunakan gawai. Namun, mereka butuh pendampingan dan tidak melupakan seni tradisional seperti lagu, tari, dan musik. Guru Kesenian supaya bisa memberikan pembelajaran seni tradisional pada anak didiknya sebagai pendidikan karakter.
Pasalnya, pendidikan karakter ini penting untuk mempersiapkan generasi emas Indonesia ditengah perkembangan teknologi di kalangan pelajar. “Guru sebagai tenaga pendidik agar mampu memanfaatkan nilai-nilai dalam seni tradisional tersebut untuk pendidikan budi pekerti siswa-siswi,” pungksnya.
Sementara itu, Kabid Kebudayaan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kendal, Joko Hartoto, mengatakan, pelatihan terdiri atas tiga materi yakni lagu dolanan, tari, dan musik daerah. “Peserta dibagi lima kelompok. Setiap kelompok berjumlah 50 orang,”katanya.