JPPA Kendal Tandatangani Komitmen bersama Stop Kekerasan terhadap Perempuan dan Anak

JPPA Kendal Tandatangani Komitmen bersama Stop Kekerasan terhadap Perempuan dan Anak

0
218
Jaringan Perlindungan Perempuan dan Anak (JPPA) Kendal melakukan pencanangan komitmen untuk melakukan perlidungan bagi perempuan dan anak. Pencanangan komitmen yang dilakukan pada Sabtu (16/3/2019) siang di rumah anggota JPPA di Desa Botomulyo Kecamatan Cepiring diikuti oleh 10 lembaga relawan perlindungan perempuan dan anak se kabupaten Kendal.

Komitmen bersama ini dilakukan pada acara Ngobrol Pintar (Ngopi), sekaligus sosialisasi JPPA di 20 kecamatan di Kabupaten Kendal untuk stop kekerasan pada perempuan dan anak. Ditandai dengan pembubuhan tanda tangan pada selembar kain putih oleh semua peserta.
Koordinator JPPA Kendal, Siti Akhidah mengatakan kasus kekerasan terhadap perempuan dan anak cukup tinggi. Namun hal itu sulit dikuak karena para perempuan dan anak yang menjadi korban kekerasan enggan menceritakan hal itu.
“Mereka enggan berurusan dengan polisi karena takut, selain itu mereka menanggap bahwa hal yang dialaminya merupakan aib sehingga tidak boleh orang yang tahu,” jelasnya
Siti mengatakan bahwa pihaknya terus melakukan dorongan agar para korban mau menceritakan kejadian kekerasan yang menimpanya agar dapat memberikan efek jera kepada pelaku kekerasan perempuan dan anak.
“Saat ini yakni mulai bulan November hingga Maret kami menangani 7 kasus kekerasan terhadap perempuan dan anak. Satu diantaranya sudah final dan pelakunya sudah diputus pengadilan. Kami juga mendorong agar para korban kekerasan angkat bicara terkait derita yang dialaminya,” tuturnya.
Menurutnya kawasan yang kerap terjadi tindak kekerasan terhadap perempuan yakni wilayah yang cukup jauh dengan pusat kabupaten Kendal sehingga jika mencari perlindungan mereka kesulitan.
“Kami saat ini juga tengah mengawal kasus lama tentang kekerasan yang terjadi pada perempuan yang hingga saat ini belum menemukan titik temu. Kami dorong agar kasus tersebut menjadi final dan pelaku dapat menerima sanksi,” pungkasnya