Pemkab Kendal Gunakan Aplikasi Sistem Pengadaan Barang dan Jasa secara Elektronik Versi Terbaru

Bimbingan teknis penggunaan aplikasi SPSE 4.3 bagi para penyedia barang dan jasa

0
196

Pemkab Kendal menggunakan aplikasi sistem pengadaan barang dan jasa secara elektronik versi terbaru. Hal ini untuk mempermudah para penyedia barang dan jasa melakukan lelang proyek. Persiapan penggunakan aplikasi Sistem Pengadaan Secara Elektronik (SPSE) versi terbaru, Bagian Pengadaan Barang dan Jasa Setda Kendal mengadakan bimbingan teknis penggunaan aplikasi SPSE 4.3  bagi para penyedia barang dan jasa pada Senin (29/4/2019).

Kasubag Pembinaan dan Pelaporan pada Bagian Pengadaan Barang dan Jasa Setda Kabupaten Kendal, Widiyanto Yustiarko mengatakan, seiring perkembangan teknologi dan tuntutan regulasi mendorong para penyedia barang dan jasa dapat melakukan lelang secara elektronik. Pasalnya saat ini seluruh proses lelang menggunakan aplikasi SPSE yang saat ini sudah diperbarui dengan versi 4.3.

“Bimtek ini untuk memberikan pembekalan penggunaan SPSE versi 4.3 kepada penyedia barang dan jasa di Kabupaten Kendal sehingga menunjang proses lelang di Kabupaten Kendal,” tuturnya.

Sementara itu, Kepala Bagian Pengadaan Barang dan Jasa, Zanuar Fatoni mengatakan saat ini regulasi pelelangan barang dan jasa berdasarkan Perpres Nomor 16 Tahun 2018 tentang Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah. Menurutnya adanya perpres itu membuat banyak perubahan pada sistem penagdanan barang dan jasa.

“Untuk mendukung itu ULP (Unit Layanan Pengadaan) dan LPSE (Layanan Pengadaan Sistem Elektronik bergabung menjadi UKPBJ ( Unit Kerja Pengadaan Barang dan Jasa).Selanjutnya aplikasi yang digunakan yaitu SPSE 4.3,” katanya

Dirinya mengatakan dengan adanya bimtek ini maka saat ada proyek yang sudah tampil dalam daftar lelang dalam LPSE, pihaknya berharap agar para penyedia barang dan jasa dapat langsung merespon hal tersebut. Sehingga proses pengadaan di Kabupaten Kendal dapat terselesaikan tepat waktu.

“Selain itu diharapkan para penyedia barang dan jasa agar memperhatikan keabsahan dan kesesuaian administrasi dokumen pendukung, kelengkapan perusahaannya,” pungkasnya