Ikan Bandeng dari Desa Kalirejo Kangkung Rasanya lebih Gurih

Potensi Desa Kalirejo Kangkung

0
540

Potensi ikan bandeng di Desa Kalirejo Kecamatan Kangkung cukup besar. Di desa yang berada di dekat pantai itu terdapat sekitar 120 hektar tambak yang sebagian besar untuk memelihara ikan bandeng. Selain ikan bandeng ada juga petani tambak yang memelihara ikan nila.

Sekretaris Desa Kalirejo, Ali Zuhri mengatakan, usaha tambak bandeng merupakan primadona bagi warganya. Ikan bandeng dari Desa Kalirejo juga memiliki rasa yang berbeda dengan bandeng lainnya, yaitu memiliki rasa yang lebih gurih. Dengan luas tambak yang terbatas ini, maka harus menerapkan teknologi baru agar hasil produksinya bisa meningkat. “Para petani bandeng di sini sudah mulai menggunakan sistem baru yang hasilnya bisa dua kali lipat,” ujarnya.

Sebagai desa penghasil ikan bandeng, banyak warga yang membuat olahan bandeng, seperti bandeng presto dan trasi. Sekdes Ali berharap, para perajin bandeng presto untuk membuat paguyuban agar pemasarannya semakin berkembang. “Di sini belum ada paguyuban perajin bandeng, maka kami berharap supaya dibentuk paguyuban, karena potensinya cukup besar, sehingga bisa mendongkrak perekonomian warga,” harapnya.

Di Desa Kalirejo juga terdapat lahan sawah produktif sekitar 350 hektar

yang cocok untuk tanaman padi, semangka dan melon. Untuk tanaman padi bisa panen dua kali dalam setahun. “Sawah di sini juga cocok ditanami semangka dan melon, bahkan berat buahnya bisa mencapai 9 kilogram,” katanya

Desa Kalirejo sudah membentuk Bumdes sejak tahun 2017 yang bekerja sama dengan karang taruna menangani pasar desa. Usaha Bumdes lainnya adalah membuka PPOB dan mengelola listrik pasar. “Belum lama mendapat bantuan dari Kemendes sebesar Rp 50 juta
untuk pengelolaan sampah,” katanya.
Desa Kalirejo terus berbenah untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat dengan menggali potensi yang ada. Langkah yang dilakukan di antaranya membenahi tata ruang desa, seperti membuat pengelolaan sampah, membangun infrastruktur jalan, baik jalan desa maupun jalan produksi. Selain itu akan menata kawasan khusus untuk ternak agar tidak mengganggu lingkungan warga. “Kami selalu memperhatikan pembangunan infrastruktur, baik jalan desa, jalan produksi maupun perbaikan irigasi, karena sangat dibutuhkan masyarakat supaya lebih sejahtera,” pungkasnya.
Pada masa orde baru, Karang Taruna Desa Kalirejo pernah berjaya dengan meraih prestasi sebagai juara kedua lomba Karang Taruna tingkat nasional. Prestasi yang belum lama diraih yaitu pada tahun 2016 pada lomba arsip desa meraih juara pertama tingkat kabupaten dan juara ketiga tingkat Provinsi Jateng.
BAGIKAN