Di Desa Pidodo Kulon banyak Dijumpai Kelapa Kopyor

Potensi Desa Pidodo Kulon Patebon

0
232

Desa Pidodo Kulon termasuk desa di Kecamatan Patebon yang banyak nenghasilkan kelapa. Pasalnya di desa yang berada di ujung daratan atau dekat laut itu hampir tiap warga memiliki pohon kelapa. Kualitas buahnya bisa dibilang paling bagus, baik kelapa muda maupun yang sudah tua. Bahkan banyak dijumpai kelapa kpoyor yang harganya cukup tinggi.

“Kelapa di desa sini termasuk kelapa unggulan, yang kopyor juga banyak yang harganya Rp 50 ribu sampai 60 ribu per biji, dan kalau masa Lebaran bisa sampai Rp 100 ribu per biji,” kata Kepala Desa Pidodo Kulon, Darwanto.

Sebagai daerah pantai, di Desa Pidodo Kulon banyak dijumpai lahan tambak yang sebagian besar untuk budidaya ikan bandeng. Sementara ini hasil panen bandeng langsung dijual ke Semarang, karena belum banyak warga yang membuat olahan bandeng. Oleh karena itu Kades Darwanto berharap diadakan lagi pelatihan membuat olahan bandeng. “Ibu-ibu PKK sudah pernah diberi pelatihan membuat olahan bandeng, maka jika ada pesanan atau diminta ikut pameran di kecamatan atau kabupaten yang menangani ibu-ibu PKK itu,” katanya.

Selain tambak, di Desa Pidodo Kulon juga ada lahan sawah yang ditanami padi, namun tidak begitu banyak, karena area yang dekat dengan laut tidak cocok ditanami padi. “Lahan yang dekat laut itu kan airnya asin, jadi tidak bisa ditanami padi,” katanya.

Kades Darwanto ternyata suka dengan olahraga voli, maka di sebelah rumah dibuat lapangan voli yang digunakan untuk latihan para pemuda. “Kegiatan karang taruna yang paling menonjol ya voli yang sudah rutin selama 12 tahun lebih,” ujarnya.

Kades Darwanto mengatakan, ke depan akan membenahi masalah sampah agar warga mau mengelola menjadi pupuk organi. Selain itu akan memajukan Bumdes yang menangani wisata. “Kami berharap ada pelatihan membuat pupuk organik dari sampah, sedangkan untuk Bumdes bisa membuat desa wisata bersama pokdarwis,” pungkasnya.