Herviano Foundation Minta kepada Fraksi PDIP Kendal untuk Bantu Bebaskan Baiq Nuril

Audiensi aktivis Herviano Foundation (MHF) dengan Fraksi PDIP Kendal terkait upaya amnesti Baiq Nuril

0
141
Belasan orang dari Mochamad Herviano Foundation (MHF) meminta kepada Fraksi PDI Perjuangan Kendal untuk menyampaikan kepada Presiden Jokowi agar memberi amnesti kepada Baiq Nuril. Permintaan itu disampaikan melalui audiensi yang dilakukan di kantor Fraksi PDIP Kendal, Kamis (11/7/2019). Baiq Nuril adalah korban pelecehan seksual yang menjadi terpidana kasus pelanggaran Undang-undang ITE.

Pengurus MHF, yang juga aktivis perempuan,Trisminah, mengatakan,  kedatangannya bersama kawan-kawan untuk meminta kepada Fraksi PDIP agar menyampaikan permintaan MHF supaya presiden Joko Widodo, memberi amnesti atau penghapusan hukuman kepada Baiq Nuril. MHF menilai, amnesti merupakan harapan terakhir untuk Baiq Nuril agar tidak dipenjara dan dipisahkan dari keluarga. Menurutnya, Baiq Nuril, adalah korban, tetapi malah divonis salah dan dipenjara. Hal ini dinilai sangat tidak adil, oleh karena itu Jokowi harus segera turun tangan. “Untuk membebaskan Ibu Baiq Nuril, pak Jokowi harus memberi amnesti. Sebab upaya yang telah dilakukan oleh Ibu Baiq Nuril, ditolak oleh Mahkamah Agung,” kata Trisminah.
Trisminah, mengatakan, sebagai sesama perempuan, dirinya sangat prihatin dengan kasus yang menimpa Baiq Nuril. Ia khawatir, kasus tersebut bisa menimpa perempuan lain.
Oleh karena itu, amnesti dari presiden Jokowi adalah satu satunya yang bisa membebaskan Baiq Nuril, sehingga bisa berkumpul lagi dengan keluarga. Untuk itu, ia meminta kepada Fraksi PDI Perjuangan, supaya sesegera mungkin menyampaikan aspirasinya ke DPR RI, dan DPR RI melanjutkannya ke presiden. “Kasihan ibu Baiq Nuril, kasihan keluarganya,” ucapnya.
Sementara itu, Wakil Ketua Fraksi PDI Perjuangan, Bintang Daneswara, mengatakan, pihaknya mendukung penuh apa yang disampaikan oleh MHF. Untuk langkah selanjutnya, pihaknya akan berkoordinasi dengan ketua fraksi dan ketua DPC PDI Perjuangan Kendal dan provinsi, untuk menyampaikan aspirasi MHF ke DPR RI. “Biar nanti fraksi PDI Perjuangan dari DPR RI yang meminta pak Jokowi memberi amnesti untuk Baiq Nuril,” ujarnya.
Audensi MHF dengan fraksi PDI Perjuangan diakhiri dengan pembacaan puisi yang berjudul, “Hentikan Kekerasan terhadap Perempuan” oleh Trisminah. Selanjutnya dilakukan pemberian poster dukungan MHF kepada Baiq Nuril.