Pemkab Kendal dan Dinas Kesehatan melalui Puskesmas Pageruyung Terima Penghargaan dari Kementerian Kesehatan Republik Indonesia

Pemerintah Kabupaten Kendal dan Dinas Kesehatan melalui Puskesmas Pageruyung menerima penghargaan dari Kementerian Kesehatan Republik Indonesia.

0
178

Pemerintah Kabupaten Kendal dan Dinas Kesehatan melalui Puskesmas Pageruyung menerima penghargaan dari Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. Pemkab Kendal mendapat penghargaan terkait program Stop BABS/ODF. Sedangkan Puskesmas Pageruyung mendapatkan penghargaan Sanitasi Total Berbasis Masyarakat (STBM) Berkelanjutan.

Penghargaan tersebut diberikan oleh Menteri Kesehatan, Prof. Dr. dr. Nila Djuwita F. Moeloek, Sp.M (K) kepada Sekda Kendal, H. Moh Toha, ST., M.Si., mewakili Bupati Kendal dr. Mirna Annisa, M.Si., dan didampingi Kepala Dinas Kesehatan Kendal Drs. Ferinando RAD Bonay atas penghargaan Stop BABS/ ODF pada Rabu (2/10/2019) di Gedung Prof. Dr. Sujudi Kementerian Kesehatan RI, Jakarta.

Dirjen Kesehatan Masyarakat Kementerian Kesehatan, dr. Kirana Pritasari mengatakan, memberikan penghargaan setinggi-tingginya kepada Pemerintah Derah Kabupaten Kendal dan Puskesmas Pageruyung sebagai sanitariat yang telah mendedikasi dan mengadopsi lima pilar STBM secara konsisten dan berkesinambungan.

“Penghargaan yang diberikan kali ini tentunya berbeda dengan penghargaan-penghargaan sejenis lainnya, karena penghargaan STBM mewajibkan kepada daerah kabupaten/kota mencapai target seratus persen, serta menitik beratkan pada inovasi yang sifatnya pemberdayaan dan gerakan masyarakat,” jelasnya.

Sementara itu, Kemenkes Nila Djuwita F. Moeloek mengatakan, pemberian apresiasi kepada Pemerintah Kabupaten Kendal ini diharapkan mendorong kabupaten/kota yang belum mendapatkan apresiasi agar dapat ikut melakukan perubahan terkait ODF Stop Buang Air Besar Sembarangan (BABS) dan melakukan STBM Berkelanjutan. “Penghargaan ini, agar mendorong kabupaten/kota yang belum mendapatkan apresiasi, agar mereka juga mau melakukan perubahan, saya yakin mereka yang belum mendapat apresiasi pasti ingin mendapatkannya,” tuturnya.

Sekda Kendal, H. Moh Toha menjelaskan, penghargaan yang diberikan oleh Kementerian Kesehatan RI dinilai dari inovasi dalam menjalankan program ODF. Penghargaan ini berkat kerja sama berbagai pihak yang mendukung program dan kegiatan, baik yang dibiayai oleh APBD maupun swadaya masyarakat dan swasta. Dari BPR di Kabupaten Kendal memberikan kredit kepada masyarakat untuk membuat jamban keluarga, dan Baznas memberikan bantuan kepada masyarakat membuatkan jamban keluarga.

“Setelah mendapatkan penghargaan ODF dari Kementerian Kesehatan RI, Pemerintah Kabupaten Kendal bertekat ke depan akan memiliki target Sanitasi Total Berbasis Masyarakat (STBM) Berkelanjutan, walapun STBM cukup berat tetapi pihaknya mempunyai target, STBM akan rampung pada akhir tahun 2020,” pungkasnya.