Pelabuhan Niaga Kendal Resmi Dibuka

Peresmian Pengoperasian Pelabuhan Niaga Kendal

0
387
Pelabuhan Niaga Kendal yang dibangun sejak tahun 2016, kini sudah mulai beroperasi. Peresmian pengoperasian ini ditandai dengan memecahkan kendi oleh Bupati Kendal Mirna Annisa di dermaga pelabuhan, Rabu (16/10/2019). Pelabuhan niaga ini berada di sebelah barat Pelabuhan penyeberangan Tanjung Kendal. Dermaga pelabuhan ini memiliki panjang sekitar 116 meter dan lebar 26 meter.

Kepala Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) Kelas I Tanjung Emas, Ahmad Wahid, mengatakan, sebenarnya rencana awal pelabuhan akan diresmikan 2017, namun harus mundur, karena adanya perubahan Peraturan Menteri tentang Penyelenggaraan Pelabuhan Laut yang menyebutkan izin operasional pelabuhan di tangan Gubernur. Sementara pengajuan izin ke Gubernur Jateng dan izin operasional, baru dikeluarkan pada 4 September 2019. “Untuk mendapatkan izin operasional ini, kami harus melakukan pemaparan terlebih dulu kepada Gubernur,” katanya.
Wahid mengatakan, saat ini sudah ada sejumlah calon investor untuk mengembangkan dermaga tersebut. Menurutnya, Pelabuhan Niaga Kendal ini sangat strategis, karena lokasinya dekat dengan kawasan industri yang sudah diubah menjadi kawasan ekonomi khusus. “Ke depan, pelabuhan ini bisa menjadi pelabuhan internasional,” ucapnya.
Kepala Dinas Perhubungan Jateng, Satrio Hidayat, menjelaskan, pembangunan pelabuhan butuh kerja sama antara pemerintah pusat, provinsi, dan kabupaten. Harapannya pada 2024 nanti, Pelabuhan Kendal bisa menjadi kawasan berikat. “Untuk memajukan pelabuhan ini tidak ada istilah anggaran dari kabupaten, provinsi maupun pusat, tapi bersama-sama untuk memajukan pelabuhan ini supaya menjadi besar,” jelasnya.
Bupati Kendal, Mirna Annisa, berharap, dengan beroperasinya pelabuhan niaga tersebut,  bisa membawa iklim usaha yang lebih baik dan meningkatkan perekonomian, baik di Kendal, Jawa Tengah, maupun tingkat nasional. Dengan adanya Pelabuhan niaga ini bisa mendongkrak pertumbuhan ekonomi di Kendal. “Keberadaan pelabuhan ini tentu akan membawa kesejahteraan masyarakat Kabupaten Kendal,” ucapnya.
Setelah peresmian pengoperasian pelabuhan ini, selanjutnya tinggal merapikan kawasan pelabuhan. Jalan masuk ke pelabuhan berupa beton pun sudah selesai dibangun. Agar pelabuhan ini bisa beroperasi maksimal, di antaranya yang harus dibenahi adalah memperbaiki break water dan melakukan pengerukan sekitar dermaga akibat pendangkalan.