Bawaslu Kendal Bentuk 3 Desa Pioner Antipolitik Uang

Bawaslu Kendal launching tiga Desa Pioner Antipolitik Uang di Kabupaten Kendal

0
65
Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kendal melaunching tiga Desa Antipolitik yang dijadikan pionir untuk pencegahan politik uang di Kabupaten Kendal. Tiga Desa itu yakni Desa Salamsari (Boja), Kelurahan Langenharjo (Kendal) dan Desa Pagersari (Patean).  Peluncuran Desa Anti Politik Uang ini dilakukan di Kampung Literasi, Desa Pagersari Patean pada Minggu (10/11/2019). Koordinator Divisi Pengawasan, Humas dan Hubal Bawaslu Kendal, Wahidin Said  mengatakan, tiga desa itu akan menjadi percontohan Desa Anti Politik Uang di Kabupaten Kenda. Tiga desa itu telah berkomitmen untuk menolak segala bentuk politik uang yang dapat mencederai demokrasi.  Selain membentuk tiga desa anti politik uang, Bawaslu juga ikut memberikan pembinaan pengawasan pemilu kepada tiga desa lainnya yakni Desa Parakansebaran (Pageruyung), Desa Merbuh Singorojo, dan Desa Magersari Patebon. “Sebelumnya kami telah melakukan pemahaman kepada masyarakat di desa tersebut. Selain memberikan pemahaman politik uang dan dampaknya, kami juga mengajak para warga desa itu untuk ikut serta melakukan pengawasan terhadap proses pemilu dan memberanikan diri untuk melapor kepada Bawaslu jika menemukan pelanggaran pemilu,” ujarnya.

Sementara itu, PJ Kades Pagersari, Akhmadi mengatakan, kegiatan pembentukan Desa Anti Politik Uang sangat perlu. Menurutnya masyarakat perlu diberikan pemahaman tentang politik uang yang dapat merusak demokrasi. “Apalagi pada tahun 2020 nanti ada Pilkades serentak dan Pemilihan Bupati Kendal, sehingga masyarakat harus bisa menolak politik uang,” ucapnya.