Pemerintah Ajak Masyarakat Perhatikan Masalah Stunting

Upacara peringatan Hari Kesehatan Nasional 2019

0
82
Perhatian pemerintan untuk kurun waktu lima tahun mendatang diprioritaskan pada pembangunan sumber daya manusia. Hal ini disampaikan Wakil Bupati Kendal Masrur Masykur atas amanat Menteri Kesehatan RI pada Upacara Peringatan Hari Kesehatan Nasional 12 November 2019 di Alun-alun Kendal. Dikatakan, secara nasional ada dua isyu kesehatan utama yang harus diselesaikan terkait membangun SDM yang berkualitas, yaitu stanting dan jaminan kesehatan nasional. Oleh karena itu, dua hal tersebut menjadi fokus yang harus diselesaikan bersama.

“Dalam lima tahun terakhir ini, angka stanting sudah semakin menurun. Demikian pula jaminan kesehatan nasional semakin lebih baik, walaupun masih ada kekurangan yang harus disempurnakan,” katanya.
Sementara itu Kepala Dinas Kesehatan Kendal, Ferynando Bonay mengatakan, bahwa angka stanting di Kabupaten Kendal pada tahun 2018 sebanyak 1.158 anak atau sekitar 1.9 persen dari jumlah total balita di kab Kendal yang sebanyak 73.124 balita. Jumlah stunting sampai bulan September 2019 nai menjadi 1.655 balita dari 74.203 balita atau sekitar 2,6 persen.
“Balita stunting ini akibat kekurangan gizi yang dialami sejak masih di dalam kandungan sampai berusia 2 tahun. Oleh karena itu untuk mencegah balita tanting, maka bagi ibu hamil agar memperhatikan kesehatan dan kebutuhan gizi bagi dirinya selama mengandung dan memperhatikan gizi bagi anaknya,” kata Fery.