Pemkab Kendal Jadikan Ketua RT/RW sebagai Agen Kebangsaan

Giat Pembinaan Karakter Kebangsaan di Kecamatan Kangkung

0
81

Seluruh Ketua RT dan RW di Kabupaten Kendal dijadikan sebagai Agen Kebangsaan di lingkungannya masing-masing yang bertugas untuk memberikan wawasan kebangsaan  kepada masyarakat dan meningkatkan rasa nasionalisme. Hal ini dsampaikan Kepala Kesbangpol Kendal, Marwoto saat giat Pembinaan Karakter Kebangsaan di Kecamatan Kangkung pada Selasa 12 November 2019 di Balai Desa Tanjungmojo.

“RT merupakan wadah terdepan di masyarakat, sehingga diajak untuk bersama-sama menjaga NKRI,” katanya saat

Pembinaan Karakter Kebangsaan ini secara bertahap akan dilakukan di masing-masing kecamatan yang ada di Kab Kendal yang selalu dihadiri Bupati Kendal Mirna Annisa bersama anggota Forkopimda Kendal. Pada kegiatan ini juga dimanfaat untuk berdialog langsung dengan para ketua RT. Dengan demikian segala permasalahan di tingkat RT, baik masalah kamtibmas maupun pembangunan serta kesejahteraan masyarakat.

Bupati Kendal Mirna Annisa mengatakan, saat ini sedang mengusahakan tunjangan untuk RT dan RW di Kendal melalui anggaran di APBD 2020 yang saat ini masih diajukan ke DPRD Kendal untuk dibahas. Pasalnya, uang insentif untuk RT RW tidak bisa keluar begitu saja, melainkan harus ada laporan pertanggungjawaban untuk setiap rupiah uang yang dikeluarkan oleh pemerintah. Sebab, jika tidak ada laporannya maka bisa dianggap penyalahgunaan anggaran.

“Semoga tidak ada kendala, sehingga RT dan RW yang selama ini bisa telah bekerja keras melayani masyarkat bisa mendapatkan apresiasi. Semoga para perwakilan rakyat bisa menyetujuinya jadi tidak ada lagi Ketua RT dan RW yang mengeluhkan kerja tanpa bayaran,” katanya.

Bupati Mirna juga mengatakan, bahwa pendapatan asli desa (PAD) juga bisa digunakan untuk menambah kesejahteraan RT RW. Oleh karena itu kepada desa-desa untuk membentuk Badan Usaha Milik Desa (BUMDes), sehingga  keuntungan dari BUMDes tersebut nantinya bisa menjadi salah satu sumber penghasilan bagi RT dan RW di desa setempat. BUMDes bisa mengelola potensi yang ada di desanya masing-masing. “Misalkan usaha pembuatan pakan ternak atau pengolahan makanan, sehingga masyarakat sektiar bisa diberdayakan,” katanya.

Dihadapan ratusan RT dan RW se Kecamatan Kangkung yang hadir, ia menjelaskan jika pembangunan jalan di Kendal saat ini sudah hampir selesai. Tahun 2019 ini bisa mencapai 93 persen, sehingga kekurangannya bisa diselesaikan di 2020. “Kami minta kepada seluruh warga Kecamatan Kangkung, khususnya kepada para Ketua RT/RW agar dapat merawat dan menjaga pembangunannya. Selain itu menjaga kekompakan keluarga besar di Kangkung, serta saling memberikan manfaat anatara yang satu dengan yang lainnya,” ujarnya.

Sementara itu Kapolres Kendal AKBP Hamka Mappaita mengatakan, bahwa RT/RW adalah pilar kamtibmas yang paling terdepan.  RT dan RW merupakan menjadi garda terdepan untuk penyelesaian permasalahan warga. Sebab kalau ada masalah warga pasti laporannya kepada Ketua RT/RW. Makanya menurunya RT dan RW adalah pilar yang paling penting dalam NKRI. “RT/RW bukanlah sekedar profesi semata, tapi bagian dari pengabdian kepada masyarakat menuju surganya Allah SWT,” tandasya.