Bawaslu Kendal Gelar Budaya Sosialisasi Ajak Warga Awasi Pilbub Kendal 2020

0
71
Bawaslu Kendal menggelar Pentas Budaya di lapangan bola Gempolsewu, Rowosari, Sabtu (30/11/2019) malam. Gelar budaya dengan lakon Jaka Kendhil ini mengajak warga untuk mengawasi Pilbub Kendal 2020.
Sri Wahyu Annaningsih, anggota Bawaslu Jateng menyampaikan, bahwa partisipasi masyarakat dalam pengawasan Pilkada sangat penting. Partisipasi masyarakat mengawasi Pilkada adalah kriteria penting Pilbub Kendal yang demokratis.
“Dengan adanya pengawasan Pilkada oleh warga, maka harapan terpilih pemimpin amanah dan berkualitas dapat terwujud. Manfaat baiknya nanti juga akan kembali lagi kepada masyarakat,” jelasnya.
Anna mengatakan, di antara partisipasi warga yaitu melaporkan pelanggaran. Pada Pemilu 2019 ada 677 dugaan pelanggaran. Tetapi hanya 148 dugaan yang berasal dari laporan masyarakat. Selebihnya temuan Pengawas. “Dari angka itu partisipasi masyarakat melapor masih rendah, maka harus ditingkatkan lagi,” terang Anna yang juga Kordiv Penindakan Pelanggaran ini.
Sementara Ketua Bawaslu Kendal Odilia Amy Wardani menyampaikan capaian lembaganya selama pengawasan Pemilu 2019. Terhitung ada 7.189 kali pencegahan pelanggaran. Sebanyak 62 kali pencegahan adalah penggagalan saat terjadi dugaan pelanggaran. Juga pencegahan dalam bentuk konsultasi ke kantor Bawaslu sebanyak 56 kali. Serta 1.567 kali pencegahan sebelum kampanye atau kegiatan nonkampanye dilakukan.
“Dari pencegahan-penggalan 62 kali itu yang 42 kali cegah-gagalkan dugaan tindak pidana Pemilu, 18 potensi pelanggaran administratif digagalkan dan 2 potensi pelanggaran kode etik juga berhasil dicegah,” jelasnya.
Bisa dibayangkan sendiri jumlah pelanggaran Pemilu di Kendal jika tidak ada pencegahan oleh Bawaslu. Di sinilah manfaat Bawaslu hadir. Data hasil giat pengawasan yang dipaparkan Odilia dan Anna tadi bisa dilihat lebih lengkap melalui website, medsos, buletin, buku dan terbitan lain yang dimiliki Bawaslu Kendal dan Bawaslu Jateng.