Pasangan Pengantin di Desa Sidomakmur Kaliwungu Selatan harus Tanam Bibit Buah-buahan

Pasangan pengantin di Desa Sidomakmur Kaliwungu Selatan diwajibkan tanam bibit buah-buahan

0
4467
Pasangan pengantin di Desa Sidomakmur Kecamatan Kaliwungu Selatan diwajibkan menanam bibit pohon buah di kawasan wisata Taman Buah. Kebijakan ini diawali oleh pasangan pengantin Slamet Ahmadi dengan Jariyati pada Kamis 9 Januari 2020. Prosesi penanaman diiringi musik karawitan dan diakhiri dengan doa bersama.

Keduanya yang masih mengenakan baju pengantin didampingi oleh orang tuanya, berangkat dari rumahnya di Dusun Sirowo RT 1 RW 5 Desa Sidomakmur menuju lokasi dengan membawa dua bibit tanaman mangga. Ikut hadir pula beberapa tetangga dan kerabat pengantin. Saat melakukan penanaman bibit tanaman disaksikan oleh kepala desa, pegawai Perhutani, pegawai kecamatan serta beberapa perangkat desa dan pengurus PKK desa setempat.
Kepala Desa Sidomakmur, Bambang S. Hasbi mengatakan, kebijakan ini untuk mewujudkan pembuatan Wisata Taman Buah yang mulai dirintis pada tahun 2019. Taman wisata yang berada di kawasan Perhutani itu rencananya akan dilaunching pada 10 Oktober 2020 mendatang. Agar koleksi tanaman buahnya semakin banyak dan lengkap, maka pihak desa mewajibkan bagi pasangan calon pengantin agar menanam bibit tanaman buah, masing-masing satu pohon. “Menaman bibit tanaman juga diwajibkan bagi orang tua yang akan membuat Akta Kelahiran untuk anaknya,” katanya.
Kades Bambang mengatakan, luas kawasan wisata yang dipersiapkan sekitar 10 hektar, namun pada tahap awal ini yang sudah ditanami berbagai jenis tanaman buah sekitar 4 hektar, di antaranya pohon durian, mangga, kelengkeng, jeruk, pete, jengkol dan lainnya. Untuk memperindah kawasan tersebut, juga ditanami berbagai jenis tanaman bunga. “”Taman ini akan dilengkapi berbagai fasilitas, seperti kolam ikan, permainan anak-anak dan kios-kios tempat jualan, terutama produk UMKM, baik makanan maupun souvenir,” katanya.
Lulus Pamuji, Kasi Pemberdayaan Masyarakat Kecamatan Kaliwungu Selatan mengatakan, pihak kecamatan sangat mengapresiasi kebijakan yang diterapkan oleh Desa Sidomakmur. Hal ini juga untuk mendorong bagi masyarakat  agar melaksanakan Perda Kabupaten Kendal Nomor 3 Tahun 2012 yaitu Perda Sak Uwong Sak Uwit atau Perda Susu. Bagi desa lain agar bisa menyontoh Desa Sidomakmur, walaupun tidak memiliki tempat wisata, namun bisa dilakukan sesuai dengan kreativitas masing-masing desa. “Karena lahan wisata ini milik Perhutani, maka kami berpesan, jika masa kontrak kerjasamanya hampir selesai agar dilakukan perpanjangan,” pesannya.
Di lain pihak, Kepala Resort Pemangkuan Hutan Pongangan BKPH Kalibodri KPH Kendal, Rudi mengatakan, pembuatan wisata Taman Buah di lahan Perhutani ini merupakan kerja sama pihak Desa Sidomakmur dengan KPH Perhutani Kendal. “Kalau saya hanya pelaksana, sedangkan untuk kerja samanya langsung kepada KPH Perhutani Kendal,” ujarnya.