Ikatan Bidan Ranting Kendal Gelar Sarasehan bersama JPPA Kendal

Pengurus Ikatan Bidan Ranting Kendal mengadakan Pembinaan dan Sarasehan

0
115

Pengurus Ikatan Bidan Ranting Kendal mengadakan Pembinaan dan Sarasehan dengan tema Peran Bidan dalam Perlindungan Perempuan dan Anak di Kabupaten Kendal, Jumat (24/1/2020) di Balai Desa lanji Patebon. Kegiatan ini dihadiri Pengurus IBI Cabang Kendal, Pengurus IBI Ranting Kendal dan seluruh anggota IBI Ranting  Kendal serta mitra penyelenggara dan pengurus JPPA Kabupaten Kendal.

Ketua Ranting IBI Kendal, Koriyah, S.ST.Keb mengatakan, bahwa dalam 3 tahun terakhir ini angka kematian ibu di Kabupaten Kendal sudah turun. Angka kematian ibu pada tahun 2017 sebanyak 25 orang, sedangkan pada tahun 2019 sebanyak 16 orang.  “Semua ini berkat kerja keras dan kerja cerdas serta pelayana bidan yang penuh kasih sayang,” katanya..
Sekretaris IBI Cabang Kendal, Budi Astyandini, S.SiT, M.Kes menyampaikian pentingnya Surat Tanda Registrasi (STR) bagi bidan. STR merupakan surat bukti tertulis yang diberikan oleh pemerintah kepada tenaga kesehatan yang telah memiliki sertifikat kompetensi. Tenaga kesehatan yang telah memiliki STR dapat melakukan aktivitas pelayanan kesehatan. STR dapat diperoleh, jika tenaga kesehatan telah memiliki ijazah dan sertifikat uji kompetensi.  “Ijazah diterbitkan oleh perguruan tinggi, sedangkan sertifikat uji kompetensi diterbitkan oleh DIKTI,” jelasnya.
Dikatakan, STR berlaku selama 5 tahun dan dapat diperpanjang setia 5 tahun lagi. Sesuai dengan permenkes 1796 tahun 2011, STR yang telah habuis masa berlakunya dapat diperpanjang melalui partisipasi tenaga kesehatan dalam kegiatan pendidikan dan atau pelatihan dan kegiatan ilmiah lainnya sesuai dengan profesinya, serta kegiatan pengabdian masyarakat. Dalam Permen Kesehatan RI Nomor 28 tahun 2017 tentang izin dan Penyelenggaraan Praktik Bidan dan dalam Permen Kesehatan Nomor 1464 Tahun 2010 tentang Izin dan Penyelenggaraan Praktik Bidan perlu disesuaikan dengan perkembangan dan kebutuhan hukum.
“Salah satu hal utama yang harus dimiliki bidan adalah STR Bidan (STRB), yaitu bukti tertulis yang diberikan oleh pemerintah kepada bidan yang telah memiliki sertifikat kompetensi sesuai dengan ketentuan perundang-undangan,” ujarnya.
STRB dapat diajukan pertama kali setelah lulus pendidikan bidan dan akan diperpanjang setiap 5 tahun sekali dengan mengumpulkan Surat Kredit Perolehan (SKP). Dengan perkembangan zaman saat ini pengurusan SRTB bisa dilakukan secara online dengan tetap memperhatikan syarat minimal pencapaian 25 SKP yang didapatkan melalui pelayanan kebidanan, pendidikan berkelanjutan, pengabdian masyarakat, pengembangan profesi maupun penelitian dan publikasi.  Pengabdian dan pelayanan bidan dapat dilaksanakan bersama dengan lintas program dan lintas sektor, salah satunya dengan JPPA.
Ketua JPPA Kendal, Siti Akhidah mengatakan, selama ini informasi tentang penanganan dan pendampingan korban pelecehan masih kurang. Ia berharap dari hasil pertemuan ini, bidan merasa terbuka dan siap untuk memberikan informasi untuk bersama-sama mendampingi bila menemukan kasus yang berhubungan dengan kekerasan pada perempuan dan anak. “Jadi tidak usah takut, karena dulu Bidan Puput telah berkolaborasi dengan Siti Nuriyah yang melakukan pendampingan kasus dan dapat menyelesaikan dengan baik dan tetap merahasiakan identitas korban,” katanya..