Antisipasi Pasien Virus Corona, RSUD dr. Soewondo Kendal Siapkan Ruang Isolasi

Dinkes dan RSUD dr. Soewondo Kendal telah antisipasi pasien terindikasi virus Corona

0
138
Mengantisipasi adanya pasien terindikasi virus Corona, RSUD dr. Soewondo Kendal telah menyiapkan ruangan khusus di Ruang Isolasi. Ruangan tersebut terdiri dari ruang dengan 4 tempat tidur. Untuk menuju Ruang Isolasi ada jalur khusus yang melewati pintu Airborne Infection Instalation Room (AIIR). Sebelum masuk ke pintu ruang pasien di Ruang Isolasi, petugas harus mengenakan pakain khusus yang telah disediakan, yang terdiri dari dua baju, penutup kepala, penutup mata, penutup hidung, kaos tangan dan sepatu boot.

Wakil Direktur Pelayanan RSUD dr. Soewondo Kendal, dr. Mastutik mengatakan, Ruang Isolasi berada di tempat yang terpisah dengan jalur khusus, sehingga sekecil mungkin berdekatan dengan orang lain. “Ruang Isolasi yang digunakan ini dulu pernah digunakan untuk menangani pasien flu burung,” katanya.
Dikatakan, bahwa pada tahun 2007 RSUD dr. Soewondo ditunjuk sebagai rujukan pasien flu burung. Saat ini untuk mewaspadai jika ada pasien yang terindikasi virus Corona, maka Direktur Utama RSUD dr. Soewondo telah mengumpulkan semua pihak terkait untuk melakukan briefing dan menyiapkan sarana prasarana, alat pelindung diri serta koordinasi SDM. Selain itu juga segera mengadakan pelatihan untuk penyegaran kembali pengetahuan atau simulasi cara penanganan pasien. “Persiapan sudah dilakukan sejak Jumat lalu, dan Selasa besok akan dilakukan sosialisasi ke petugas yang terkait,” katanya.
Kepala Dinas Kesehatan Kendal, Ferinando Bonay mengatakan, untuk mengantisipasi jika ada pasien yang terindikasi virus Corona, pihaknya telah melakukan langkah-langkah dan berkoordinas dengan RSUD dr. Soewondo Kendal sebagai tempat rujukan utama di Kabupaten Kendal. “Jika ada pasien suspek virus Corona, maka akan diarahkan untuk dirujuk ke RSUD dr. Soewondo Kendal,” katanya.
Feri mengatakan, pihaknya telah melihat langsung Ruang Isolasi yang telah dipersiapkan. Menurutnys, pihak RSUD dr. Soewondo telah menyiapkan semua peralatan yang dibutuhkan. Pihak rumah sakit juga segera melakukan persiapan kepada para petugas untuk menghadapi pasien yang diduga terkena virus tersebut. “Sebenarnya pihak rumah sakit ini sudah punya pengalaman ketika menangani pasien flu burung beberapa tahun lalu. Namun tetap akan diadakan pelatihan lagi, karena kejadian flu burung sudah cukup lama.
Pihak Dinas Kesehatan juga telah melakukan sosialisasi kepada seluruh puskesmas, klinik dan rumah sakit swasta dan menginstrusikan jika menemukian pasien yang terindikasi virus Corona supaya segera dirujuk ke RSUD dr. Soewondo. “Jika ada pasien yang terindikasi virus Corona, maka harus dirujuk ke RSUD dr. Soewondo untuk dilakukan penanganan awal. Namun jika memang harus dirujuk ke Rumas Sakit Kariadi, maka akan dirujuk ke sana,” jelasnya.