Waspada, Selama Musim Penghujan Penderita DB di Kendal makin Bertambah

Selama musim penghujan penderita DB di Kendal makin bertambah

0
110
Jumlah penderita penyakit Demam Berdarah (DB) di wilayah Kabupaten Kendal pada munsim penghujan ini makin bertambah. Berdasarkan data dari Dinas Kesehatan (Dinkes) Kendal sejak Januari-Februari sudah ada 22 kasus DB. Padahal pada pertengahan Januari lalu hanya tercatat 7 kasus DB pada beberapa kecamatan. Sebelumnya pada 2019 lalu, sebanyak 185 kasus DB terjadi di wilayah Kendal, dan menewaskan seorang warga Kedungsuren Kecamatan Kaliwungu Selatan.

Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Kendal Ferinando Rad Bonay, mengatakan, sejak awal Januari hingg Februari ini ditemukan penderita DB di beberapa desa di beberapa Kecamatan seperti Singorojo, Gemuh, Cepiring, Boja, Kendal Kota, Kaliwungu, Kangkung, dan Sukorejo. Oleh karena itu hal tersebut menjadi perhatian khusus pihak Dinas Kesehatan mengingat musim penghujan diprediksi masih berlangsung sepanjang Februari-Maret ke depan. Yang harus diperhatikan, selain faktor kebersihan, juga harus meningkatkan kesadaran diri untuk melakukan pencegahan, misalnya PSN atau pemberantasan sarang nyamuk. “Gerakan PSN jauh lebih efektif daripada pembernatasan melalui fogging,” katanya, Senin (10/2/2020).
Kabid Pencegahan dan Penanggulangan Penyakit Dinkes Kendal, Muntoha, menambahkan, sebagai tindakan preventif, pihaknya telah mengedarkan surat imbauan agar masyarakat sadar betul tentang pencegahan penyakit DB dengan meningkatkan kegiatan PSN. Pihaknya juga telah menyiapkan fasilitas pelayanan kepada masyarakat berupa fogging sebagai langkah akhir pemberantasan nyamuk. Namun hal itu bukan menjadi solusi terbaik manakala PSN sendiri belum diterapkan pada masing-masing warga. “Fogging bersifat memberantas saat itu saja yaitu nyamuk-nyamuk induk atau dewasa, sehingga perlu ada tindak lanjut dalam hal kebersihan dengan melakukan PSN,” ujarnya.
Penanggungjawab Seksi Pencegahan dan Penanggulangan Penyakit Menular (P3M) bagian fogging Dinkes Kendal, Haryono mengatakan, sejak Januari lalu sudah melakukan fogging sebanyak 30 kali di beberapa tempat. Terakhir pada Senin (10/2/2020) di Kelurahan Ketapang Rt 23-26 Rw 8 Kecamatan Kendal Kota. Aksi foggingnya dilakukan setelah mendapat laporan dan permintaan terdapat 2 orang anak terjangkit DB dalam 2 pekan terakhir.
“Kali ini kita fogging di Rw 8 setelah dapat kabar ada yang terjangkit. Sudah kita lakukan sesi pertama pekan lalu dan ini yang kedua,” terangnya.
Ktua RW 8, Mahmudi menyampaikan, bahwa ada  2 kasus DB di tempatnya yaitu pada Rt 24. Dua anak yang terkena DB dibawa ke RSUD Dr Soewondo Kendal. Melihat hal tersebut, pihaknya segera menghubungi Dinkes untuk meminta bantuan fogging di 4 RT yang lokasinya berdekatan sebanyak 2 kali.
“Dari pengecekan ke keluarga kita lanjutkan ke Dinkes. Dan meminta penyemprotan asap di 4 RT kurang lebih 300-an rumah. Semoga setelah ini bisa memberantas nyamuknya,” harapnya.