Mahasiswa KKN Upgris di Desa Tambahsari Adakan Pelatihan Bisnis Online

Mahasiswa KKN Upgris di Desa Tambahsari Adakan Pelatihan Bisnis Online

0
86
Mahasiswa KKN Universitas PGRI Semarang (Upgris) di Desa Tambahsari Kec. Limbangan, Kab. Kendal mengadakan kegiatan pelatihan pemasaran dan sosialisai bisnis online. Kegiatan tersebut berlangsung pada awal Februari 2020 di Aula Balaidesa Tambahsari. Kegiatan ini bertujuan untuk memberi edukasi tentang pentingnya bisnis online untuk menjawab tantangan zaman yang semakin maju yang segala kegiatan dilakukan secara online, termasuk jual beli dan lain sebagainya.
Ketua Koordinator KKN Upgris di Desa Tambahsari, Muhamad Ibnul Mubaroq
mengatakan, pada pelatihan ini, mahasiswa mengajak ibu PKK, karang taruna dan 35 pemilik UMKM ikut dalam pelatihan pemasaran dan sosialisasi bisnis online tersebut. Mahasiswa KKN UPGRIS mendatangkan narasumber yang berkecimpung dalam dunia IT sejak tahun 2000, yaitu Khoiriya Latifah, S.Kom. M.Kom., dosen Teknik Informatika di Universitas PGRI Semarang. “Alhamdulillah, pelatihan berlangsung sangat kondusif, meskipun di awal acara gerimis sempat mengguyur Desa Tambahsari namun semangat warga tidak pudar ketika narasumber mulai membuka materinya,” katanya.
Kepala Desa Tambahsari, Jiman berharap, pelatihan ini dapat membuka wawasan masyarakat tentang pemasaran dan pengelolaan bisnis secara online. “Kami atas nama warga mengucapkan terima kepada mahasiswa KKN ini, semoga pelatihan ini banyak memberikan manfaat, terutama untuk mengembangkan usahanya,” ucapnya.
Desa Tambahsari adalah desa yang memiliki kesenian yang beragam, selain itu olahan makanan yang bervariasi juga memperkaya potensi desa tersebut. Akan tetapi, minimnya edukasi mengenai pemasaran dan pengelolaan bisnis berbasis online masih menjadi kendala bagi desa ini. Berdasarkan hal tersebut mahasiswa KKN UPGRIS dibantu oleh perangkat desa mengadakan Pelatihan Pemasaran dan Sosialisai Bisnis Online (PERAN SONICE), guna meningkatkan potensi dan sumber penghasilan warga Desa Tambahsari.
Khoiriya menjelaskan, bahwa E-commerce (electronic commerce) adalah pembelian, penjualan, pemasaran barang dan jasa melalui sistem elektronik seperti internet, televisi, world wide web, atau jaringan – jaringan komputer lainnya. Tujuan suatu perusahaan menggunakan sistem E-commerce adalah dengan menggunakan E-commerce maka perusahaan dapat lebih efisien dan efektif dalam meningkatkan keuntungannya.
“Manfaat E-commerce ini dapat meningkatkan market exposure (pangsa pasar), transaksi online yang membuat semua orang di seluruh dunia dapat memesan dan membeli produk yang dijual hanya dengan melalui media komputer dan tidak terbatas jarak dan waktu,” tutur Khoiriya.
Dikatakan, manfaat menggunakan E-commerce dalam dunia bisnis adalah menurunkan biaya operasional (operating cost), melebarkan jangkauan (global reach), meningkatkan costomer loyalty, semakin banyak manusia yang beraktifitas di rumah sengan internet. Selain itu juga dapat mengurangi kemacetan, mengurangi pengangguran, meningkatkan daya kreatifitas masyarakat berbagai jenis produk dapat dipasarkan dengan baik, sehingga akhirnya juga membantu pemerintah untuk menggairahkan perdagangan khususnya usaha kecil menengah. “E-commerce ini manfaatnya banyak sekali,” ujarnya.
Salah satu peserta, Zuariyah yang juga  pemilik UMKM, sangat mengapresiasi acara yang diadakan mahasiswa KKN.  Pelatihan ini sangat bermanfaat bagi pemilik usaha rumahan, terutama untuk masalah pemasaran dan pengelolaan usaha agar bisa berkembang serta lebih baik lagi untuk kedepannya. “Apalagi ini dalam bidang online, maka bisa menyebar luas dengan cepat,” kata Zuariyah.