Pemkab Kendal Siapkan Rusunawa yang belum Dihuni untuk Tempat Isolasi Pasien Covid-19

Pemkab Kendal Siapkan Rusunawa yang belum Dihuni untuk Tempat Isolasi Pasien Covid-19

0
1063
Pemkab Kendal telah menyiapkan rumah susun sewa (rusunawa) pekerja yang belum ditempati sebagai tempat isolasi pasien Covid-19. Bupati Kendal Mirna Annisa bersama Sekda Kendal dan beberapa kepala OPD terkait telah melakukan pengecekan rusunawa pekerja yang berada di Jalan Stadion, Senin (23/3/2020).

Sekda Kendal, Moh. Toha mengatakan, untuk sementara hanya 18 kamar yang akan digunakan untuk isolasi pasien Covid-19, yaitu ruang yang berada di lantai 1. Persiapan yang dilakukan yaitu membersihkan semua kamar dan lingkungan rusunawa, termasuk penyemprotan disinfektan. “Fasilitas meubel, seperti tempat tidur, meja kursi sudah ada, juga listrik dan air sudah siap,” katanya.
Sekda Toha mengatakan, rusunawa akan dipakai, jika pasien dalam pengawasan (PDP) Covid-19 di ruang isolasi di RSUD dr Soewondo maupun rumah sakit rujukan lainnya di Kendal penuh. Terkait dengan keberadaan dua blok rusunawa di sebelahnya yang sudah dihuni, maka akan dibuatkan pagar pembatas agar tidak menggangu. “Semoga saja tidak ada, karena di Kendal selain RSUD dr Soewondo, juga semua rumah sakit swasta siap sebagai rujukan PDP Covid-19,” jelasnya.
Kepala Dinas Kesehatan Kendal, Ferinando Bonay mengatakan, sampai saat ini, Senin (23/3/2020) di Kabupaten Kendal sudah ada 7 pasien yang diisolasi di RSUD dr Soewondo. Lima di antaranya dinyatakan negatif dan sudah sembuh, sehingga sudah dipulangkan. Sedangkan dua pasien masih dirawat di ruang isolasi, karena masih menunggu hasil pemeriksaan laboratorium.
“Yang dinyatakan ODP ada 14 orang, sedangkan yang dalam pemantauan ada 366 orang, yaitu mereka yang baru pulang dari luar negeri dan daerah lain yang terjangkit Covid-19, seperti Bali, Jakarta, termasuk Solo juga,” ujarnya.