Di Tengah Wabah Virus Corona, TMMD di Desa Sidokumpul Patean tetap Jalan

Di tengah wabah virus Corona, TMMD di Desa Sidokumpul Patean tetap jalan

0
225

TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Sengkuyung tahap I Kodim 0715/Kendal di desa Sidokumpul Kecamatan Patean tetap berjalan di tengah merebaknya wabah virus corona (Covid -19). Kegiatan program TMMD tidak seperti TMMD yang sebelumnya, karena tidak tidak mengadakan kegiatan yang mengumpulkan banyak massa. Acara pembukaan TTMD tidak dilakukan di lapangan, tetapi hanya dilakukan secara sederhana di Kantor Bupati.

 

Dandim 0715/Kendal, Letkol Inf. Ginda M. Ginanjar mengatakan, program TMMD kali ini secara umum masih sama dengan TMMD sebelumnya, yakni program fisik berupa pembangunan jalan beton dan program non fisik berupa sosialisasi kepada masyarakat. Untuk program sosialisasi lebih fokus tentang pencegahan virus Corona. “Kegiatan sosialisasi tetap ada, tetapi pelaksanaannya tidak mengumpulkan banyak massa. Kegiatannya berupa penyemprotan disinfektan, himbauan untuk tidak berkerumun, cuci tangan yang benar dan sebagainya,” katanya.

 

Menurut Pasiter Kodim 0715/Kendal, Kapten Cba Budi Cahyo selaku koordinator lapangan, bahwa hasil TMMD sektor fisik yang dicapai pada hari ke-14 berupa pengecoran jalan penghubung antar kampung sepanjang  455 meter. Meski kondisi masih sering hujan masyarakat dan TNI tetap semangat dalam melaksanakan giat TMMD.

“Masyarakat di wilayah lokasi TMMD sangat mendambakan pembangunan jalan cor tersebut segera selesai, karena dengan akses jalan yang memadahi,  bisa miningkatkan perekonomian masyarakat di daerah cipluk dan sekitarnya,” tuturnya.

 

Sesuai agenda, pembangunan jalan akan diselesaikan dalam kurun 1 bulan. Jalan betoni sepanjang 850 meter guna mendukung kemajuan dan kesejahteraan rakyat sesuai dengan tujuan TMMD.  Setiaparinya 25 orang anggota Kodim 0715/Kendal  dikerahkan dalam pembangunan jalan beton tersebut, dengan dibantu warga masyarakat sekitar. ” Dengan kemanunggalan TNI dan rakyat dalam pembangunan jalan ini, Diharapkan sebelum penutupan tanggal 13 April sudah selesai 100 persen dan sudah bisa digunakan oleh masyarakat sekitar”, pungkas kapten Cba Budi Cahyo.