Gubernur Ganjar Cek Kesiapan Tempat Karantina Covid-19 di Desa-desa

Gubernur Ganjar Cek Kesiapan Tempat Karantina Covid-19 di Desa-desa

0
249

Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo meninjau dua desa di Kabupaten Kendal, yaitu Desa Trisobo Kecamatan Boja dam Desa Jungsemi Kecamatan Kangkung pada Minggu (05/04/2020). Kunjungan orang nomor satu di Jawa Tengah itu di antaranya untuk melihat ruang karantina pemudik. Hal ini dilakukan untuk mengecek kesiapan desa di Jawa Tengah dalam mengantisipasi penyebaran covid 19 melalui para pemudik. Gubernur juga berdialog dengan perangkat desa dan tenaga kesehatan desa untuk terus mensosialisasikan perilaku sehat agar terhindar dari virus corona.

Di Desa Trisobo, Gubernur Ganjar meninjau tempat karantina covid-19 yang sudah disiapkan oleh pihak desa. Sedangkan di Desa Jungsemi, Gubernur mengunjungi dua TKI, yaitu Syukur dan Anas Solikin yang dipulangkan perusahaan tempatnya bekerja sejak 31 Maret 2020 imbas covid-19. Selain itu juga mengunjungi Posko Penanganan Covid-19 di Puskesmas Kangkung.

“Kami sangat mengapresiasi kesiapan perangkat desa dan masyarakat yang pro aktif mencegah penyebaran covid 19 di desanya. Mereka sudah menyiapkan ruang isolasinya, ada yang sudah pulang dari Jakarta dan masih dalam pantauan pihak desa,” katanya.

Selain menyiapkan ruang isolasi bagi pemudik yang sudah terlanjur pulang, warga desa yang masih berada di perantauan dihimbau agar tidak mudik. Menurut Ganjar, cara seperti itu sangat bagus dan efektif.

“Ini yang menarik, pihak desa meminta warganya yang punya saudara di perantauan untuk dihubungi karena yang paling dekat untuk berkomunikasi adalah keluarganya sendiri,” jelas Ganjar.

Sementara itu Suwondo,  plt Kepala Desa Trisobo mengungkapkan, saat ini di desanya sudah ada 10 pemudik yang tiba di Desa Trisobo. Untuk sementara mereka melakukan isolasi diri di rumah masing – masing. Tim kesehatan desa tetap melakukan piket 24 jam untuk meminimalisir hal – hal yang tidak diinginkan. Pihak desa juga telah menyiapkan dua tempat isolasi bagi para pemudik.

“Ke 10 pemudik yang sudah terlanjur tiba di Desa Trisobo hingga hari ini kondisinya masih baik dan belum ada yang mengeluh mengalami gejala seperti gejala covid-19,” jelasnya.