BLK Kendal bersama Alumni Bikin Masker dan APD

BLK Kendal bersama Alumni Bikin Masker dan APD

0
241

UPTD Balai Latihan Kerja Disnaker Kendal membuat masker untuk dibagikan kepada masyarakat. Pembuatan masker berbahan kain ini melibatkan sekitar 30 relawan yang merupakan lulusan pelatihan menjahit di BLK Kendal.

 

 

Kepala Dinas Tenaga Kerja Kendal, Syukron Samsul Hadi melalui Kepala UPTD BLK Kendal, Jati Pramono menjelaskan, awalnya, pembauatn masker ini akan dibagikan sendiri kepada masyarakat, namun karena harus melalui satu pintu, maka pembagian masker diserahkan kepada Gugus Tugas Pencegahan Covid-19 Pemkab Kendal. Jumlah masker yang sudah dibuat sebanyak 268 lembar dan rencananya akan membuat sekitar 700 masker.

 

Jati mengatakan, pihaknya membuat masker berbahan kain, karena melihat masih banyak warga yang tidak memakai masker. Padahal memakai masker sangat penting untuk mencegah penularan virus corona. “Kami membuat masker ini untuk dibagikan secara cuma-cuma supaya masyarakat menjadi sadar akan pentingnya memakai masker untuk mencegah penularan virus corona,” ujarnya.

 

Salah seorang relawan, Istiqomah mengatakan, dirinya ikut membantu membuat masker, karena ingin berbuat untuk bersama-sama mencegah penularan virus corona. Ia berharap virus corona yang sudah menjadi wabah di Indonesia bisa segera sirna. “Saya baru lulus pelatihan pada Maret lalu. Di grup WA alumni BLK ada permintaan menjadi relawan membuat masker, saya tertarik karena ingin ikut membantu mencegah penularan virus corona,” katanya.

 

Selain membuat masker, BLK Dinsnaker Kendal mendapat pesanan membuat alat pelindung diri (APD) dari Gugus Tugas Penanganan Covid-19 Kabupaten Kendal. Pada tahap pertama, jumlah APD yang dibuat sebanyak 500 baju. APD yang dibuat berbahan sponbond 75 gram sesuai standar kesehatan. Pembuatan APD ini untuk memenuhi kebutuhan para medis yang menangani pasien virus corona di seluruh rumah sakit dan puskesmas di Kabupaten Kendal.