Akhir Februari, Pembangunan Relokasi Pasar Darurat di Terminal Colt Weleri Ditarget Selesai

Akhir Februari, Pembangunan Relokasi Pasar Darurat di Terminal Colt Weleri Ditarget Selesai

0
466

Sebanyak 600 pedagang di eks Pasar Weleri I yang terbakar akan dipindahkan ke relokasi darurat yang berada di tiga lokasi. Satu lokasi di antaranya akan menempati Terminal Colt yang berada di depan pasar untuk sekitar 200 pedagang.


Plt Kepala Dinas Perdagangan (Disdag) Kendal, Alfebian Yulando mengatakan, pembangunan relokasi pasar darurat tahap awal yang berada di Terminal Colt ditargetkan selesai akhir Februari ini. Saat ini pembangunannya sudah mencapai 90 persen, namun terkendala banjir jika hujan, sehingga harus dibuatkan saluran air terlebih dahulu. “Harus dibuatkan saluran air dulu, jadi harus berkoordinasi dulu dengan Dinas Perhubungan,” katanya, Minggu (7/2/2021).


Alfebian mengatakan, jumlah pedagang yang harus ditampung di relokasi pasar darurat ada 600 orang. Untuk pedagang lainnya sebanyak 400 akan dibuatkan lapak relokasi darurat di area gudang padi tak jauh dari eks terminal. Targetnya bisa selesai dibangun pada Maret nanti. Selanjutnya dilakukan pembangunan relokasi pasar tetap di eks pasar hewan dengan anggaran Rp 3,6 miliar dari APBD.
“Yang relokasi pasar darurat sifatnya semi permanen, sambil menunggu relokasi pasar tetap selesai dibangun, sekitar 1 tahun. Saat ini masih dalam proses teknis lelang, termasuk perencanaan gambar dan RAB-nya,” jelasnya.

 
Ketua paguyuban korban kebakaran Pasar Weleri Bangkit, Warno menyampaikan, anggota paguyuban sebanyak 1.805 pedagang. Pedagang yang sudah mulai berjualan di halaman parkir eks gedung Pasar Weleri yang terbakar sekitar 600 orang. Mereka ada yang berjualan pakaian, sepatu dan sandal, daging, ikan, sembako, hingga sayuran dan lainnya. “Kami harap relokasi pasar darurat segera bisa ditempati, sebab berjualan di gedung yang terbakar, rekomendasi PUPR membahayakan. Kami taat pemerintah dan siap menempati relokasi pasar darurat,” terangnya.

 
Koordinator UPTD Pasar Weleri I, Subaidi menambahkan, relokasi pasar darurat saat ini diperuntukkan bagi pedagang yang sudah aktif berjualan kembali. Selebihnya, bagi pedagang yang belum berjualan akan dibuatkan tempat relokasi tetap nantinya secara bertahap. 
Subaidi berharap, bagi pedagang yang hendak mulai berjualan kembali bisa mendasarkan dagangannya di rumah sementara waktu sampai relokasi pasar tetap selesai dibangun.

 
“Relokasi pasar darurat ini sebagai tempat berjualan pedagang yang sudah aktif jualan di eks pasar terbakar. Ada pedagang sembako, putihan (pakaian), daging, sayuran dan lainnya. Sisanya yang belum mulai jualan akan menyusul, dan bisa juga memulai berjualan di rumah masing-masing,” ujarnya.