Anggota DPRD Kendal, Agus Imam Hentikan Dump Truk Ugal-ugalan

Anggota DPRD Kendal, Agus Imam hentikan dump truk ugal-ulagan

0
2606

Sopir dump truck pengangkut material galian c yang ugal-ugalan dan membahayakan masyarakat sekitar harus diberi sanksi. Anggota DPRD Kendal dari Partai Nasdem Agus Imam Setyanto pun meminta koordinator dump truck agar menertibkan anggotanya.

Pada Selasa (19/9/2017) Agus merasa geram melihat dump truk yang masih saja ugal-ugalan, sehingga mengambil tindakan dengan menghadang sejumlah dump truck pengangkut material galian secara paksa, karena membahayakan masyarakat pengguna jalan lainnya. Agus langsung marah-marah mengingatkan sopir dump truck yang ugal-ugalan untuk berhati-hati saat nyetir. “Setiap hari saya lewat jalur Weleri-Sukorejo sering menjumpai dump truck pengangkut material galian c ugal-ugalan dan membahayakan masyarakat sekitar. Kali ini mau menabrak orang sehingga spontan saya menghentikan mobil dan meminta dump truck berhenti serta memperingati sopirnya,”ujarnya.

Menurut Agus, paska kejadian itu, lagi-lagi dirinya masih menjumpai banyak dump truck yang mengangkut material galian c tidak sesuai aturan mulai dari jam operasi yang seharusnya dimulai jam 08.00 WIB pagi, muatan berlebihan hingga ugal-ugalan saat nyetir. Namun praktiknya banyak dump truck mulai operasi dibawah jam 07.00 WIB, memuat material asal-asalan dan ugal-ugalan. “Masih banyak material galian c yang berjatuh saat dump truk lewat sehingga membayakan pengguna jalan lainnya. Lagi-lagi masyarakat kecil yang dirugikan,” tegasnya.

Agus mengatakan, dirinya mendapat kabar ada dump truck menabrak warga hingga meninggal dunia. Namun ternyata masih saja ada dump truk yang ugal-ugalan, sehingga dirinya kembali menghentikan dump truck yang ugal-ugalan dan meminta koordinator dump truck menertibkan anggotanya. “Saya sangat geram setelah tau ada dua warga yang tertabrak dump truk yang ugal-ugalan. Saya langsung meminta pihak terkait, Dishub, Polsek, Camat serta Pemerintah desa untuk mengawasi. Kalau sampai masih ugal-ugalan lagi dan tidak bisa diberi peringatan, biar hukum masyarakat yang bicara,”ujarnya.

Sementara itu Kepala Dinas Perhubungan Kabupaten Kendal Moh Toha mengatakan, pihaknya sudah mendapatkan laporan dari masyarakat mengenai hal tersebut dan langsung ditindaklanjuti dengan melakukan sejumlah razia. Menurut Toha, sudah banyak dump truck yang tidak sesuai aturan yang mendapat tilang dari Dishub.

Dijelaskan, selain melakukan tindakan tilang pihaknya juga sudah memberikan surat teguran hingga ancaman tilang. “Dalam aturan operasional dump truck dimulai jam 08.00 WIB, namun praktiknya banyak yang sudah mulai jam 6.30 WIB. Tugas kami memang sampai batas itu, kalau mereka tidak mau menjaga ketertiban dan masyarakat sampai marah mereka akan bertindak sendiri, namun itu jangan sampai terjadi,” harapnya.

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan tambahkan komentar Anda!
Ketik nama anda di sini

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.