Asyik Tidur di Taman Garuda, Anak Punk Digaruk Satpol PP Kendal

0
640

Satpol PP Kendal terus melakukan razia pelajar yang membolos sekolah. Seperti pada Senin (7/11/2016) petugas Satpol PP Kendal menjaring 7 pelajar dan 3 anak punk.

Razia yang dilakukan sekitar pukul 9 pagi dimulai di Taman Garuda yang mendapatkan tiga anak punk yang masih tidur. Mereka yaitu Muh Nur Hakim (19th) sudah lulus SMA, Wanda Tri Widiati (15th) putus sekolah dan Ahmad Nur Hidayat (16th) masih berstatus pelajar. Ketiganya tinggal di Kendal Kota, tidak jauh dari Taman Garuda. Mereka tidak pulang ke rumah karena kemalaman. “Mau pulan sudah kemalaman, jadi tidur di  Taman Garuda sama teman-teman,”kata Hakim.

Di tempat yang berbeda, Satpol PP menjaring 7 pelajar yang terdiri dari 3 pelajar SMA dan 4 pelajar SMP. Tiga di antaranya adalah pelajar dari Pegandon yang sedang membolos sekolah di Kota Kendal. Alasan membolos karena terlambat masuk sekolah, sehingga takut dimarahi guru.

Untuk pembinaan agar ada efek jera, anak-anak tersebut dikenai sanksi push up dan lari-lari keliling halaman Kantor Satpol PP.  Kepada yang masih pelajar, pihak Satpol PP melaporkan kepada pihak sekolah dan orang tuanya. Kepala Satpol PP Kendal Toni Ari Wibowo mengatakan, razia terhadap pelajar bolos sekolah akan terus dilakukan. Pasalnya, para pelajar itu masih labil, sehingga cukup rawan menjadi sasaran ajakan untuk menggunakan narkoba, minuman keras dan kenakalan remaja. “Razia terus dilakukan, supaya tidak ada lagi yang berani bolos sekolah,”ujarnya.