Banyak Tenaga Medis Terpapar Covid-19, RSUD dr Soewondo Kendal Batasi Pelayanan Pasien IGD

Banyak Tenaga Medis Terpapar Covid-19, RSUD dr Soewondo Kendal Batasi Pelayanan Pasien IGD

0
292

Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) dr Soewondo Kendal melakukan pembatasan pelayanan pasien di IGD apabila jumlah pasien yang dirawat di IGD sudah penuh. Pembatasan pelayanan dilakukan dengan cara melakukan buka tutup pintu gerbang atau akses masuk ke IGD. Hal ini lantaran semakin bertambahnya jumlah tenaga kesehatan yang terinfeksi Covid-19 serta untuk mengantisipasi penularan yang lebih luas terhadap tenaga kesehatan, terutama yang bertugas di IGD.
Sekretaris Daerah (Sekda) Kendal, Moh Toha mengatakan, Pemkab) Kendal telah berupaya membantu mencarikan solusinya supaya pelayanannya tetap berjalan normal. Untuk mengatasi keterbatasan tenaga medis, yakni memanggil dokter-dokter yang ada di puskesmas-puskesmas untuk menggantikan tenaga medis yang terpapar Covid-19. Selain itu juga menambah perawat baru dengan mendayagunakan 20 orang perawat hasil seleksi CPNS formasi 2019. “Untuk mengatasinya, yaitu akan diperbantukan dokter-dokter yang ada di Puskesmas sesuai kebutuhan, sedangkan untuk tenaga perawat akan diambil para perawat hasil seleksi CPNS formasi tahun 2019 yang masih menunggu SK turun,” jelasnya, Sabtu (9/1/2021).

Dikatakan, untuk mengatasi keterbatasan ruang isolasi Covid-19 yang hampir penuh penuh, seiring dengan meningkatnya jumlah kasus Covid, maka akan dibuatkan bedeng kemah untuk menampung dan sekaligus merawat pasien Covid-19. Pihak RSUD Soewondo sebelumnya telah menambah 60 kamar isolasi untuk penderita Covid-19. “Tapi masyarakat tidak usah khawatir, karena penanganan pasien Covid juga di rumah-rumah sakit swasta yang ada. Penambahan bedeng jika di rumah sakit swasta juga penuh,” ujarnya. 

Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kendal, Ferinando RAD Bonay mengatakan, pihak Dinkes Kendal sudah mengirimkan sebanyak 20 perawat dan 8 dokter ke rumah sakit umum tersebut. Sedangkan untuk kamar perawatan pasien Covid yang mendekati penuh, masih bisa dilayani di beberapa rumah sakit swasta di Kendal.
“Dokter dan perawat sudah kita kirimkan ke RSUD. Jadi tidak ada masalah, pelayanan untuk pasien Covid-19 tidak akan terkendala. Untuk kamar pasien covid penuh itu tidak lah. Kan ruang isolasi tak hanya ada di RSUD saja, di rumah-rumah sakit swasta juga ada,” jelasnya.