Bupati Kendal bersama Forkopimda Upacara Hari Kesaktian Pancasila di Lapas Pemuda Plantungan

Bupati Kendal bersama Forkopimda Upacara Hari Kesaktian Pancasila di Lapas Pemuda Plantungan

0
184

Swarakendal.com : Bupati Kendal Dico M Ganinduto bersama Forkopimda dan beberapa pejabat Pemkab Kendal melakukan upacara Peringatan Hari Kesaktian Pancasila di lapangan Lapas Pemuda Plantungan Kendal Jumat (01/10/2021). Upacara selain diikuti ASN, TNI dan Polri, juga diikuti sejumlah pegawai Lapas dan warga binaan Lapas Pemuda.

Usai upacara, Bupati Kendal bersama Forkopimda melihat bangunan tempat tahanan politik Gerwani. Bangunan tersebut ada beberapa yang telah roboh akibat tergerus arus sungai ketika banjir, karena lokasinya di tepi sungai. Beberapa bangunan lainnya masih berdiri namun kondisinya sudah rusak..  

Bupati Kendal Dico M Ganinduto mengatakan, dipilihnya lokasi upacara di kawasan Lapas Pemuda Plantungan, karena di kawasan ini menjadi saksi sejarah terkait peristiwa G 30 S PKI, yaitu sebagai tempat penahanan para aktivis Gerwani. “Dulu di sini pernah dijadikan tempat penahanan anggota Gerwani sebagai tahanan politik, maka kami upacara di sini supaya tidak melupakan sejarah yang ada di Kabupaten Kendal,” katanya.

Bupati berharap, peringatan Hari Kesaktian Pancasila ini menjadi momen untuk tidak melupakan sejarah, sehingga ke depan tidak ada lagi yang ingin mengubah ideologi Pancasila.  “Ke depan kita berharap, tidak ada yang bisa untuk mengganggu gugat NKRI ideologi Pancasila dan kita siap untuk mengedepankan perjuangan dan tidak ada lagi yang berani untuk merubah maupun mengganggu ideologi Pancasila,” tegasnya.

Menurut Tunjung (75th) tokoh masyarakat yang menjadi saksi sejarah, bahwa pada tahun 1967 ada beberapa bangunan yang pernah dijadikan tempat tahanan para aktivis Gerwani kurang lebih selama 2 tahun. Bangunan bekas tahanan politik itu juga ada yang pernah dijadikan puskesmas pembantu.  Sekitar tahun 1968 dan 1969 para tahanan Gerwani dipindah ke tempat lain. “Ibu-ibu Gerwani ditahan di situ sekitar 2 atau 3 tahun, namun selanjutnya dibawa kemana saya tidak tahu,” jelasnya.