Bupati Kendal Lantik 195 Pejabat Pemkab Kendal

Pelantikan 195 pejabat Pemkab Kendal 2020

0
574

Bupati Kendal Mirna Annisa melakukan mutasi dan pelantikan pejabat di lingkungan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kendal, Selasa (7/1/2020). Mereka yang dimutasi atau dilantik sebanyak 195 ASN, yakni terdiri dari jabatan pimpinan tinggi pratama, jabatan administrasi dan jabatan pengawas di lingkungan Pemkab Kendal.

Mutasi jabatan yang digelar jelang pelaksanaan Pilkada 2020 itu, merupakan yang kali terkahirnya. Pasalanya saat Pilkada, berdasar pasal 190 UU No 10 tahun 2016, ada larangan mutasi jabatan atau ASN. Bagi kepala daerah yang melanggar maka akan dijerat dengan hukuman pidana dan atau denda.

Hadiri antara lain Wakil Bupati Kendal, Masrur Masykur, para Staf Ahli Bupati dan Asisten, para Kepala OPD, rohaniawan, camat Se-Kabupaten Kendal. Acara diawali dengan pembacaan Surat Keputusan (SK) Bupati Kendal, dilanjutkan dengan pelantikan dan pengambilan sumpah jabatan yang dibacakan langsung oleh Bupati. Selanjutnya penandatanganan berita acara yang dilakukan oleh tiga orang perwakilan dari ASN yang baru saja dilantik dan Bupati Kendal.
Bupati Mirna mengatakan, pelantikan ini adalah diikuti ASN yang mendapatkan promosi jabatan. Pelantikan dilakukan bukan karena ada batasan terakhir kali melantik akan tetapi atas banyaknya apresiasi bagi pegawai yang betul-betul berprestasi. “Saya pastikan yang dilantik ini adalah pegawai yang benar-benar berprestasi dan mendapatkan promosi jabatan bukan atas sentimentil,” katanya.
Menurut Bupati Mirna menyatakan, bahwa keberhasilan itu bukan oleh satu orang, karena satu orang bekerja itu akan lebih berat dibandingkan bekerja bersama-sama. Oleh karena itu  harus selalu melakukan kerja bersama dalam satu lingkungan. “Tiga tahun Kabupaten Kendal mendapatkan prestasi yang diapresiasi. Saya yakin yang mungkin setiap pelantikan namanya ada, itu  bukan karena sentimentil saya atau kepala OPD atau adanya masukan. Saya berharap pegawai yang setiap mutasi ikut lebih berfikir untuk memperbaiki kualitas pribadi,” ungkapnya.
Bupati Mirna mengatakan, dalam menjalan pelayanan kepada masyarakat ada beberapa hal yang harus dikedepankan adalah profesionalitas. Yaitu bagaimana membina lingkungan dan menjadi pribadi yang mampu berbicara dalam lingkungan kerja dan lingkungan kedinasan serta bagaimana menerapkan apa yang menjadi prioritas bekerja. “Tidak akan ada kalimat kepala daerah hebat, tanpa kerja keras dan kekompakan dari ASN yang luar biasa. Amanat yang sudah diberikan ini tolong dijaga. Tingkatkan kulaitas pribadi. BKPP akan memberikan bimbingan,” pungkasnya.