Bupati Kendal Lantik 224 Kepala Sekolah dan 26 Kepala Puskesmas

Bupati Kendal Lantik 224 Kepala Sekolah dan 26 Kepala Puskesmas

0
111

Swarakendal.com : Bupati Kendal Dico M Ganinduto melantik 313 pejabat di Lingkungan Pemkab Kendal pada Senin (8/11/2021). Terdiri dari 224 kepala sekolah, 26 kepala puskesmas, 23 pejabat administrator dan 40 pejabat pengawas. Pelantikan yang dilakukan di Pendopo Tumenggung Bahurekso, yang juga dilakukan secara virtual.

Bupati Kendal Dico M Ganinduto mengatakan, dalam menjalankan organisasi di tengah kondisi pandemi Covid-19 harus bisa beradaptasi, sehingga inovasi menjadi keharusan dalam bekerja. Antar OPD harus bekerjasama dan berkolaborasi, sehingga pekerjaan cepat diselesaikan dengan baik. “Kunci dari peningkatan kinerja adalah dengan niat yang baik dan tulus untuk memberikan pelayanan yang baik kepada masyarakat,” katanya.

Bupati Dico meminta kepada seluruh kepala sekolah harus bekerja lebih ekstra untuk meningkatkan mutu pendidikan. Pembelajaran tatap muka dipastikan berjalan dengan baik. Kesehatan harus diperhatikan agar para siswa bisa belajar dengan aman, dan tidak terjadi klaster penyebaran Covid-19. “Protokol kesehatan, khususnya

 di lingkungan pendidikan harus benar-benar diperhatikan,” tegasnya.,

Dalam hal kesehatan harus bersiap untuk pencegahan dan penanganan Covid-19, stunting dan peningkatan kesehatan masyarakat. Selain itu vaksinasi harus segera diselesaikan, maka puskesmas sebagai tulang punggung dari program vaksinasi yang diselenggarakan oleh Pemerintah Kabupaten Kendal harus bekerja maksimal. “Pelayanan kesehatan yang terintegrasi perlu segera ditindaklanjuti,” ujarnya.

Sementara itu Plt Kepala Dinas Kesehatan Kendal, dr. Budi Mulyono mengatakan, dalam program vaksinasi, para petugas di puskesmas sudah bekerja maksimal. Saat ini sedang fokus melakukan vaksinasi untuk kelompok lanjut usia agar segera mencapai target 60 persen. Dalam hal ini petugas kesehatan bekerja sama dengan kepala desa juga sudah melakukan jemput bola dengan mendatangi warga lansia. “Untuk vaksinasi jemput bola sudah terus dilakukan, bekerjasama dengan kepala desa,” katanya.