Capaian Vaksin Booster masih Rendah, Puskesmas Diminta Lakukan Inovasi

Capaian Vaksin Booster masih Rendah, Puskesmas Diminta Lakukan Inovasi

0
94

Swarakendal.com : Dinas Kesehatan Kabupaten Kendal meminta kepada seluruh puskesmas di Kabupaten Kendal agar melakukan inovasi untuk percepatan vaksinasi booster. Hal ini lantaran pencapaian vaksin booster di Kabupaten masih rendah. Data dari Dinas Kesehatan Kendal pada minggu ini, pencapaian vaksin booster sebanyak 160.909. Padahal targetnya sebanyak 802.190, yang berarti baru sekitar 20 persen. 

Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P) Dinas Kesehatan Kendal, Siswanto mengaku, pencapaian vaksin booster masih rendah. Menurutnya, masyarakat sudah merasa aman, dengan kondisi pandemi Covid-19 yang terus melandai, padahal penyebaran Covid masih terjadi. Untuk itu, vaksin booster harus segera dituntaskan, guna meningkatkan kekebalan tubuh. Maka pihaknya telah menginstruksikan kepada semua puskesmas di Kendal agar melakukan inovasi untuk percepatan vaksin booster. “Kami telah meminta kepada semua puskesmas agar berinovasi untuk meningkatkan pencapaian vaksin booster, bagaimana menggerakan masyarakat supaya mau datang untuk melakukan vaksin booster,” tandasnya.

Koordinator Vaksin Puskesmas Kendal 2, Nur Khoeririyah mengatakan, untuk mendongkrak percepatan vaksin booster, pihaknya lebih aktif melakukan sosialisasi kepada masyarakat, agar segera melakukan vaksin booster. Sosialisasi dilakukan melalui media sosial, seperti facebook dan instagram serta grup WA. Sosialisasi juga melalui kegiatan PKK dan posyandu. 

“Untuk menggerakkan warga supaya mau vaksin booster, kami lebih aktif mengajak atau sosialisasi lewat medsos, seperti FB, IG dan WA, selain sosialisasi langsung melalui kegiatan Posyandu. Hasilnya sudah ada peningkatan, dari semula hanya sekitar 30 orang, sekarang bisa mencapai 70 orang setiap jadwal vaksinasi di puskesmas,” katanya. 

Dhuha Bintang, mengaku, dirinya melakukan vaksin booster untuk berjaga-jaga karena adanya persyaratan yang mengharuskan vaksin booster, seperti persyaratan melakukan perjalanan atau kuliah. Untuk itu, agar tidak repot, makan lebih baik segera melakukan vaksin booster. “Vaksin booster karena kemauan sendiri, juga untuk jaga-jaga, jika mau bepergian supaya tidak repot, karena sudah vaksin booster,” ujarnya.

Sementara itu, Iwan melakukan vaksin booster karena kemauan sendiri untuk menjaga sehat. “Kalau saya vaksin booster cuma untuk menjaga kesehatan,” katanya.