DISKOMINFO LAKUKAN PEMBERDAYAAN KELOMPOK INFORMASI MASYARAKAT (KIM)

0
922

Masyarakat di Kab. Kendal sepertinya kurang respek untuk membentuk Kelompok Informasi Masyarakat (KIM). Hal ini dilihat dari jumlah KIM di Kabupaten Kendal hingga saat ini hanya ada 10 KIM. Padahal pihak Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kab Kendal sejak tahun 2014 sudah memberikan sosialisasi untuk pembentukan KIM melalui kecamatan-kecamatan.

Kepala Dishubkominfo Kendal, Abdussalam, SE mengatakan, KIM itu debentuk oleh masyarakan dan untuk masyarakat yang berperan sebagai agen informasi guna menyebarkan informasi kepada masyarakat. KIM ini harus berkoordinasi dengan desa atau kelurahan, supaya informasi pemerintahan yang diterima oleh desa bisa disebarkan kemasyarakat. “KIM ini membantu desa atau kelurahan untuk menyebarkan informasi pemerintahan dan informasi lainnya,”jelasnya.

Abdussalam berharap, peran KIM juga bisa diperluas lagi supaya memiliki nilai tambah. Perannya tidak hanya menyebarkan informasi, tapi bisa ditingkatkan pemberdayaanya. “KIM bisa membentuk kelompok usaha untuk pemberdayaan ekonomi anggotanya, sehingga bisa meningkatkan kesejahteraan,”katanya.

Kabid Sarana Komunikasi pada Diskominfo Kendal, Nanik Priyatiningsih mengatakan, Dishubkominfo diberi tugas melakukan pembinaan dan pendampingan terhadap KIM mulai tahun 2014. Sebelumnya, pembinaan dan pendampingan KIM dilakukan oleh Bagian Humas Setda Kendal.  “Sebelum tahun 2014, jumlah KIM di Kendal hanya ada empat KIM, kemudian di tahun 2015 bertambah enam KIM, sehingga sekarang jumlahnya ada 10 KIM,”jelasnya.

Nanik mengatakan, jumlah 10 KIM yang ada ini tersebar di 8 kecamatan, yaitu Kecamatan Kendal, Cepiring, Limbangan, Ngampel, Pegandon, Sukorejo, Ringinarum dan Kaliwungu Selatan. “Harapannya KIM ini ada di tiap-tipa kecamatan,”harapnya.

Anggota KIM dari Desa Tegorejo Kec Pegandon, Sandy mengatakan, selama ini menerima informasi tentang program pemerintahan dari pihak Disbkominfo, misalnya informasi tentang pendaftaran e-KTP, informasi pelaksanaan pemilu dan lainnya. “Informasi dari Diskominfo ini sebelum disampaikan ke masyarakat, terlebih dulu disampaikan ke pihak desa,”katanya.

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan tambahkan komentar Anda!
Ketik nama anda di sini

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.