Fajar Abdul Rohim, Hafidz Kecil Penderita Lumpuh Otak Hadir di Subuh Ceria Masjid Baitun Nikmah Perum GPM Kendal

Subuh Ceria bersama Hafidz kecil, Fajar Abdul Rohim di Masjid Baitun Nikmah Perum GPM Kendal

0
1106
Fajar Abdul Rohim, anak penderita lumpuh otak, yang hafal Alquran sejak usia 4,5 tahun  dihadirkan dalam Subuh Ceria di Masjid Baitun Nikmah Perum GPM Langenharjo Kendal, Ahad subuh (22/4/2018). Tidak kurang dari 400 jamaah mengikuti sholat subuh bersama Wakil Bupati Kendal Masrur Masykur hadir menyampaikan taushiyah.

Fajar yang didampingi ayahnya hanya menyampaikan mukadimah. Lalu, sang ayah
menyambungnya dengan menjelaskan latar belakang kelahiran dan perjuangannya sehingga Fajar dapat menghafal Alquran. Hal menarik yang membuat orang takjub adalah saat penderita Cerebral Palsy dicoba kemampuan hafalannya oleh jamaah. Di antaranya adalah Wabup Kendal, dewan pembina dan pengurus takmir masjid serta dua orang ustadzah. Melihat keajaiban demikian ini, banyak jamaah yang meneteskan airmata.
Wabup Masrur merasa terharu dan takjub, sebab dalam kondisi terbatas, Fajar dapat
menghafalkan Alquran 30 juz. Menurutnya, fakta itu merupakan keajaiban Alquran dan keadilan Allah. Alquran sebenarnya sangat mudah untuk dihafalkan. Selain bahasanya yang indah, Allah juga menjaga kemurnian Alquran. Salah satu caranya adalah memberikan kemudahan bagi penghafalnya. “Oleh karena itu, saya berharap dengan hadirnya Mas Fajar ini dapat memotivasi kita untuk rajin membaca, menghafal, dan mentadabburi Alquran”,ujarnya.
Ketua Takmir, H Nawali Rahmat, yang diwakili Misbahul Munir sangat bersyukur dengan
acara tersebut. Sebab, di setiap bakda subuh takmir dapat menyelenggarakan kajian keislaman. Selama itu kajian kitab kuning yang biasanya hanya diikuti kurang dari 100 orang. Namun, dengan kegiatan subuh ceria ini diharapkan dapat memotivasi masyarakat untuk sholat subuh berjamaah dan mengikuti kajian Islam.
Selain dihadiri ratusan jamaah masjid, hadir pula dalam acara itu Kadinkominfo dan Kabag
Kesra Setda Kendal. Seusai acara itu juga dilakukan foto bersama. Bahkan banyak pula jamaah yang mengajak foto bareng dengan hafidz kecil yang berasal dari Bandung.