Gedung SD 2 Protomulyo sudah mulai Dibangun

Bupati Mirna mengecek pembangunan gedung SD 2 Protomulyo

0
584
Bupati Kendal meminta kepada PT Waskita Karya  untuk segera merampungkan pembangunan
Gedung SD 2 Protomulyo Kecamatan Kaliwungu Selatan sudah mulai dibangun. Lokasinya tidak jauh dari gedung lama yang sudah dibongkar karena terkena pembangunan jalan tol. Beberapa waktu lalu, warga sempat protes, karena pembangunan gedung pengganti yang tidak kunjung dikerjakan, padahal gedung lama sudah dibongkar.

Bupati Mirna Annisa sendiri menilai PT Waskita terlalu lamban untuk membangun gedung pengganti. Sehingga membuat ratusan siswa di SD setempat harus terkatung-katung menunggu kepastian. Para siswa sempat melakukan kegiatan sekolahnya di serambi Masjid Protomulyo. Karena dinilai tidak representatif, para siswa kini disewakan rumah oleh PT Waskita Karya selaku pelaksana proyek Tol untuk tempat KBM.  
 
“Kasihanlah, siswa, guru dan sekolahnya harus pindah-pindah terus kan repot juga. Makanya saya minta agar pembangunan dipercepat dan segera diselesaikan,” kata Bupati Kendal, Mirna Annisa saat melakukan sidak pembangunan sekolah setempat, Kamis (19/9/2018).
 
Saat ini pembangunan SD 2 Protomulyo baru sekitar 25 persen. Yakni baru pondasi dan dinding berupa batu bata saja.  Bupati Mirna berharap pembangunannya bisa cepat selesai supaya anak-anak bisa kembali belajar dengan nyaman. “Harus ada kepastian kapan bangunan ini bisa selesai. Sehingga tidak mengganggu proses belajar mengajar,” tuturnya.
 
Mirna berharap, pembangunan jalan tol tersebut bisa selesai sebelum tol dioperasikan. Maksimal akhir tahun ini, sehingga awal tahun para siswa sudah bisa menempati gedung baru. “Sebab dikhawatirkan jika tol sudah dioperasikan maka pembangunan akan terbengkelai,”ucapnya.  
 
Sekda Kendal, Mohammad  Toha menambahkan,  setelah selesai pembangunan SD nantinya aset akan dialihkan dari aset milik Desa Protomulyo menjadi aset pemerintah daerah. Karena sesuai dengan kewenangan untuk pendidikan SD dan SMP merupakan kewenangan pemerintah daerah.
 
Menanggapi hal tersebut, Humas PT Waskita Karya Seksi IV, Totok Suharto mengatakan, perihal pembangunan yang terkesan lamban hal itu lantaran ada permasalahan dalam status tanah. Yakni apakah tanah tersebut nantinya masih menjadi milik Desa atau Pemkab Kendal. “Sehingga harus menunggu aturan dan Perbup terlebih dahulu,”akunya.
 
Ia meminta kepada masyarakat untuk bersama-sama mengawasi pembangunan SD 2 Protomulyo. Jika memang ditemukan adanya pembangunan yang terkesan asal-asalan agar dilaporkan kepada PT Waskita Karya. “Kami sudah biayai penuh agar gedungnya nantinya bagus dan memadai,”ucapnya.