Gunakan Aplikasi Qris, Transasksi di Pasar Pagi Kaliwungu tanpa Pakai Uang Cash

Gunakan Aplikasi Qris, Transasksi di Pasar Pagi Kaliwungu tanpa Uang Cash

0
104

Swarakendal.com : Pasar Pagi Kaliwungu menjadi pilot projek penggunaan aplikasi Qris untuk transaksi pembayaran secara digital. Qris atau Quick Response Code Indonesian Standar adalah standarisasi pembayaran menggunakan metode QR Code dari Bank Indonesia agar proses transaksi dengan QR Code menjadi lebih mudah, cepat dan terjaga keamanannya.

Launching dilakukan oleh Pribadi Santoso Kepala Perwakilan Bank Indonesia Jawa Tengah dan Muhammad Jauhari mewakili BNI Kanwil 05 Semarang serta Bupati Kendal Dico M Ganinduto di Pasar Pagi Kaliwungu, Kamis (25/11/2021).

Kepala Perwakilan Bank Indonesia Jawa Tengah, Pribadi Santoso mengatakan, penggunaan QRIS merupakan pilot projek Bank Indonesia dengan Kementerian Perdagangan RI untuk memfasilitasi penggunaan QRIS di pasar-pasar di seluruh Indonesia. Pasar Pagi Kaliwungu sebagai pilot projek penggunaan Qris di Jawa Tengah. Dengan menggunakan Qris ini diharapkan akan tercipta sistem pembayaran yang sehat, aman untuk digunakan transaksi bagi pedagang dan konsumen. Pasalnya, keunggulan transaksi dengan Qris ini, aman dari pemalsuan, karena tidak menggunakan uang cash, sehingga tidak ada resiko seperti uang palsu. “Pembayaran bisa dilakukan di rumah atau di mana saja dan tidak  harus kontak langsung yang di masa pandemi harus dihindari,” katanya.

Program Qris di Pasar Pagi Kaliwungu bekerja sama dengan Bank BNI. Muhammad Jauhari mewakili BNI kanwil 05 Semarang berharap, metode pembayaran dengan aplikasi Qris ini bisa diterapkan untuk keamanan bersama dari penyebaran Covid 19. “QRIS merupakan cara aman kita untuk bertransaksi karena tidak perlu secara langsung, apalagi di tengah pandemi Covid 19 yang tidak disarankan kontak  langsung,”katanya.

Sementara itu Bupati Kendal Dico M Ganinduto berharap kepada paguyuban pedagang di Pasar Pagi Kaliwungu yang sudah diterapkan QRIS ini agar bisa disosialisasikan ke seluruh pedagang. Kepada seluruh pedagang juga diminta untuk membantu mensosialisasikan ke masyarakat agar masyarakat juga sadar, bahwa dengan transaksi secara digital ini akan mempermudah transaksi, lebih aman dan lebih nyaman. Pasalnya, transaksi hanya dengan debit melalui rekening, sehingga tidak perlu membawa uang cash ke mana-mana. 

“Dengan adanya program transaksi digital seperti ini, ke depannya bisa juga mendapatkan pinjaman dari perbankan melalui fitur yang lain. Maka harapannya Qris ini harus benar-benar disosialisasikan oleh pedagang kepada masyarakat agar bisa berjalan dengan lancar dan maksimal,” harapnya. 

Saat ini di Pasar Pagi Kaliwungu sudah ada 230 pedagang yang menggunakan transaksi dengan aplikasi Qris. Untuk saat ini baru bekerjasama dengan bank BNI,  namun ke depan bisa untuk semua bank.