Hari Jadi Kab Kendal ke-411, Semanis Kita Bersama, Jadikan Kendal Beribadat Permata Pantura

0
1002

Upacara Hari Jadi Kab Kendal ke-411 Kamis (28/7/2016) di Alun-alun Kendal dilaksanakan dengan adat Jawa. Diawali dengan kirab mengiringi Bupati Kendal dr Mirna Annisa dan Wakil Bupati Masrur Masykur bersama anggota Forkompimda dan para pejabat Pemkab Kendal dari Paringgitan menuju Alun-alun Kendal. Mereka didamping istri dan suami masing-masing.

Rombongan Bupati dikawal oleh pasukan Patangpuluh yang terdiri dari anggota Paskibra, Polwan dan kelompok Permadani. Semuanya mengenakan pakaian adat Jawa. Upacara dihadiri segenap anggota dewan, tokoh masyarakat dan tamu undangan lainnya. Sedangkan peserta upacara di antaranya pegawai negeri, polisi, TNI, pelajar, mahasiswa, dan ormas.

Tema Hari Jadi Kab Kendal tahun ini yaitu “Semanis Kita Bersama, Jadikan Kendal Beribadat Permata Pantura”.  Bupati Kendal dr Mirna Annisa yang menjadi inspektur upacara mengatakan, bahwa Permata Pantura itu hanya sebagai spirit untuk berjuang agar Kendal Beribadat seperti batu permata yang selalu indah dilihat dan nyaman pula dilihat. “Harapannya agar Kab Kendal selalu kelihatan menarik atau wow,”katanya.

Bupati mengatakan, upacara dilakukan dengan nuansa adat Jawa, karena Kendal merupakan bagian dari Kerajaan Mataram, sehingga adat yang digunakan adalah adat Yogyakarta atau Solo. Menurut Bupati, zaman dulu, Kendal merupakan pusat kejayaan, sehingga harus dilestarikan.

Ketua DPRD Kendal Prapto Utono mengajak seluruh masyarakat Kendal untuk berpartisipasi membangun Kab Kendal. Untuk menjadikan Kendal sebagai Permata Pantura, maka dukungan masyarakat sangat diharapkan. “Kami harap, masyarakat ikut mendukung program-program pemerintah untuk mewujudkan Kendal sebagai Permata Pantura,”harapnya.

Sementara itu KH Makmun Amin, sebagai sesepuh dan tokoh masyarakat yang ikut menghadiri upacara melihat Kendal sebagai Kota Beribadat saat ini masih cukup agamis. Kyai yang juga Ketua Takmir Masjid Agung Kendal berharap , ke depan akan terwujud Kendal yang damai, sejahtera dan bersatu.  Penanaman kesatuan termasuk NKRI harus terus dilakukan dan dijaga. “Fokus utamanya ya Kendal yang sejahtera dan damai,”ujarnya.

Ada yang berbeda dengan upacara Hari Jadi Kab Kendal tahun-tahun sebelumnya, yaitu ada pelepasan burung merpati dan penyerahan tumpeng dari bupati kepada tokoh masyarakat yang diberikan kepada KH Makmun Amin. Juga terlihat para wartawan yang meliput, semuanya mengenakan seragam busana Jawa.