Honor tak Kunjung Turun, Guru TK eks Kontrak Wadul ke Dewan

Guru TK eks SKL Bupati audiensi dengan DPRD Kendal 2017

0
1165
Sebanyak 287 guru TK Tenaga eks Kontrak Bupati di Kab Kendal, kini bisa bernafas lega. Pasalnya sudah ada kejelasan terkait honor yang dialihkan berupa kegiatan akan diterima sebelum bulan Ramadhan mendatang. Kejelasan ini disampaikan oleh pihak Dinas Pendidikan dan Kebudayaan saat para guru TK tersebut melakukan audiensi dengan Komisi D DPRD Kendal pada Senin 15 Mei 2017 di Ruang Paripurna DPRD Kendal.

Para guru TK yang mendatangi dewan, ternyata tidak hanya perwakilan dari masing-masing kecamatan, tap hampir semuanya yang berjumlah dua ratusan ikut hadir juga. Perwakilan dari para guru TK tersebut, Mustofiyah mengatakan, kedatangan ke DPRD adalah untuk sharing atau mengadu ke wakil rakyat, yaitu  meminta kejelasan SK Guru Kontrak dan kejelasan honor bisa diterima. Namun semuanya sudah dijawab oleh pihak dinas dan dewan. “Kami juga menyampaikan kejelasan SK ke depan,”ujarnya.
Sebenarnya Guru TK eks Kontrak Bupati ini akan mendapatkan honor yang sudah dianggarkan melalui APBD 2017. Yaitu untuk guru berijazah Sarjana per bulan menerima Rp 1,3 juta, berijazah SMP menerima Rp 1,25 juta dan berijazah SMP menerima Rp 1,2 juta. Namun pencairan honor tersebut terkendala aturan, sehingga harus dicarikan cara lain agar honor tersebut bisa turun. Proses mencari cara lain tersebut memerlukan waktu, karena harus konsultasi dengan pemerintah pusat dan melakukan studi banding dengan beberapa daerah. Hal ini dilakukan supaya tidak menimbulkan masalah di kemudian hari.
Kepala Disdikbud Kendal Agus Rivai mengatakan, keterlambatan ini disebabkan adanya regulasi pusat, yang ternyata tidak memperbolehkan guru swasta menerima honor. Untuk itu harus dialihkan dalam bentuk kegiatan. Namun karena dalam bentuk kegiatan, maka baru bisa dilaksanakan bulan April, sehingga hanya bisa menerima untuk 9 bulan. “Karena tahun ini masa transisi, maka sedikit ada keterlambatan, namun untuk tahun depan, insya Allah akan lancar,”kata Agus.
Ketua Komisi D DPRD Kendal Ahmad Suyuti mengatakan, setelah ada penjelasan dari pihak dinas, maka sudah tidak ada persoalan lagi. Harapan ke depan, tidak ada kendala lagi, bahkan besarnya akan ditingkatkan lagi. “Pengabdian para guru bagi kemajuan pendidikan ini sangat besar, sehingga kesejahteraannya harus diperhatikan,”katanya.

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan tambahkan komentar Anda!
Ketik nama anda di sini

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.