Kader Pemuda Pancasila Kendal Bikin Karya Seni Berupa Hiasan Antik dari Kayu Bekas

Kader Pemuda Pancasila Kendal bikin karya seni berupa hiasan antik dari kayu bekas

0
594
Puing-puing kayu bekas bangunan kuno, seperti bekas rumah, jembatan dan bangunan lainnya yang sudah tidak terpakai ternyata masih bisa dimanfaatkan. Dari patahan daun pintu, jendela dan kayu bekas bangunan itu bisa dijadikan sebuah benda yang memiliki nilai seni, sehingga bisa dijual dengan harga tinggi.
Itulah yang dilakukan oleh anggota Pemuda Pancasila Kendal, Anjar dan Yoso Teguh yang mengumpulkan kayu-kayu bekas untuk dijadikan hiasan. Kayu-kayu bekas yang dicari diutamakan dari jenis kayu jati. Kayu-kayu bekas itu bisa juga dipadukan dengan fosil kayu untuk dirangkai menjadi hiasan rumah. Peminatnya kebanyakan para kolektor benda kuno atau barang antik yang mau membeli dengan harga tinggi. “Hiasan kayu ini termasuk barang antik yang biasa dicari oleh kolektor atau hotel-hotel berbintang untuk dijadikan hiasan,” kata Anjar di Gallery Sapma PP Kendal, Senin (16/9/2019).
Anjar mengatakan, kayu-kayu bekas yang digunakan diutamakan yang memiliki nilai sejarah, sebab akan membawa cerita tersendiri. Misalnya kayu dari bangunan kuno yang sudah terkenal di suatu desa, bisa rumah, jembatan atau bangunan kuno lainnya. “Kalau bahannya dari bangunan yang ada hubungannya dengan sejarah di suatu tempat, maka nilai seninya lebih,” katanya.

Yoso menambahkan, untuk menyusun puing-puing kayu menjadi sebuah hiasan tidaklah mudah, karena tidak sekedar indah, tapi harus memiliki karakter yang khas supaya menjadi hiasan yang antik. Untuk merangkainya bisa menggunakan paku, skrup atau lem. “Kalau merangkai saja itu mudah, tapi supaya terlihat menjadi barang antik itu yang harus membutuhkan pemikiran,” katanya.

Ketua KNPI Kendal, Nanang Husni Faruk menilai, karya kreatif dari kader Pemuda Pancasila Kendal ini sangat bagus, sehingga bisa dikembangkan menjadi usaha ekonomi kreatif. Oleh karena itu, jika MPC Pemuda Pancasila Kabupaten Kendal akan membentuk Badan Pengusaha Pemuda Pancasila (BPPP), maka karya kreatif ini bisa dimasukan sebagai salah satu usaha ekonomi kreatif.  BPPP yang dibentuk untuk mewadahi kader-kader Pemuda Pancasila yang punya potensi usaha, maka BPPP bisa dijadikan sarana untuk mengembangkan pemasaran produk-produk yang dihasilkan dan menambah jaringan kader-kader Pemuda Pancasila dalam bidang kewirausahan. “Karya-karya recycle hiasan dinding yang terbuat  kayu jati asli, ini bisa menjadi ekonomi kreatif, jika dikembangkan dengan management yang bagus dan juga hasil karya usaha di bidang lainnya dari para kader Pemuda Pancasila di setiap PAC di Kabupaten Kendal,” ujarnya.