Kasus Aktif Covid-19 di Kendal Tinggal 79 rang

Kasus Aktif Covid-19 di Kendal Tinggal 79 rang

0
243

Swarakendal.com : Kasus Covid-19 di Kabupaten Kendal terus mengalami penurunan. Bahkan pada awal September ini, status PPKM Kendal sudah turun di level 2. Dari 20 kecamatan di Kabupaten Kendal, ada dua kecamatan yang berstatus zero Covid-19, yakni Kecamatan Kangkung dan Limbangan. Sementara 18 kecamatan lainnya jumlah kasus aktif tidak lebih dari 10 orang. Data di Dinas Kesehatan Kendal, saat ini angka Covid-19 yang aktif  tinggal 79 orang.

Penurunan kasus Covid-19 secara signifikan membuat sejumlah tempat isolasi yang disediakan pemerintah kecamatan dan desa menjadi kosong. Seperti tempat isolasi terpusat di Kecamatan Pegandon dan tempat isolasi yang berada di desa-desa, semuanya dalam kondisi kosong.

Camat Pegandon, Endah Ispriyandini mengatakan, di wilayahnya sempat terjadi lonjakan kasus Covid-19 mencapai 75 kasus, yang terjadi paska Lebaran lalu. Seiring dengan diberlakukannya PPKM Darurat hingga PPKM Level 2, kasusnya terus mengalami penurunan, hingga beberapa hari terakhir ini sempat zero Covid-19. “Kecamatan Pegandon awalnya warga yang positif Covid-19 itu sedikit, tapi paska Lebaran naik sampai 75 orang,” katanya, Jumat (3/9/2021).

Menurunnya angka kasus Covid-19 ini tidak lepas dari ketegasan Satgas Covid-19 tingkat kecamatan yang menggencarkan sosialisasi dan operasi Yustisi. Selain itu, dari pihak desa bersama tim kesehatan puskesmas setempat hingga bidan desa menggencarkan sosialisasi kepada masyarakat. Upaya yang dilakukan di antaranya menyediakan tempat isolasi terpusat kecamatan, selain tempat isolasi di desa-desa. “Berkat koordinasi yang baik dengan Polsek, Koramil dan aparat desa dalam penanganan Covid-19,” ujarnya.

Camat Endah mengatakan, ketegasan Satgas Covid-19 masih tergolong wajar, terutama terhadap pedagang kaki lima yang membandel aturan PPKM. Satgas hanya menyita KTP pedagang yang bandel berjualan melebihi batas jam operasional. Upaya lainnya adalah menggalakkan vaksinasi, menutup tempat-tempat keramaian, mendirikan Posko Pasar Sehat dan meniadakan kegiatan yang berpotensi menimbulkan kerumunan, meniadakan khaul akbar Sunan Abinawa Pekuncen beberapa waktu lalu.  “Tiap malam Satgas selalu patroli, hingga pada saat PPKM Darurat itu benar-benar sepi,” katanya.

Sementara itu Bupati Kendal Dico M Ganinduto mengatakan, angka kasus Covid-19 di Kendal terus menurun hingga saat ini. Bahkan, status zona PPKM Kendal turun dua tingkat, dari level 4 menjadi level 2. Menurutnya, selain kerja keras dari tim Satgas Penanganan Covid-19,  juga adanya percepatan vaksinasi Covid-19 yang dinilai cukup efektif mencegah potensi penularan virus. “Kami akan terus gencarkan vaksinasi,” katanya.

Saat ini Pemkab Kendal terus mendorong percepatan vaksinasi. Seluruh puskesmas digiatkan kembali melakukan vaksinasi untuk masyarakat umum, ibu hamil, lansia, hingga warga yang memiliki keterbatasan dan ODGJ. Anak-anak usia 12 tahun ke atas juga digencarkan, seiring dengan diberlakukannya pembelajaran tatap muka di sekolah.