Kejuaraan Catur Open Nasional Percasi Kendal Cup Ke-3 Diikuti Peserta dari Jawa Tengah, Jawa Barat, Jawa Timur, DIY dan Jakarta

Kejuaraan Catur Open Nasional Percasi Kendal Cup Ke-3

0
317

Swarakendal.com : Sebanyak 220 peserta mengikuti Kejuaraan Catur Open Nasional Percasi Kendal Cup Ke-3 yang digelar di Car Centro Kendal pada Minggu (12/6/2022). Pesertanya dari Jawa Tengah, Jawa Barat, Jawa Timur, DIY dan Jakarta. Peserta dari Jawa Tengah yaitu Kendal, Semarang, Batang, Pekalongan, Grobogan, Pati, Jepara, Yogyakarta, Magelang, Surakarta, Klaten, Temanggung, Wonosobo, Purworejo dan Kebumen. Peserta dari luar Jateng di antaranya dari  Jakarta, Bandung, Probolinggo, dan daerah Jawa Timur lainnya.

Ketua Pengurus Cabang Persatuan Catur Seluruh Indonesia (Percasi) Kendal, Mashuri mengatakan, target jumlah peserta sebanyak 150 orang, namun yang mendaftar mencapai 220 orang. Khusus peserta dari Kendal hanya 30 orang. Kategori lomba meliputi kategori umum open, kategori junior maksimal usia 18 tahun, kategori khusus daerah Kendal, dan kategori non master. 

“Event kejuaraan ini juga diikuti dua orang master internasional, empat master Fide, dan 20 master nasional,” katanya.

Mashuri mengatakan, kejuaraan ini selain mencari bibit-bibit pemain catur berbakat, sekaligus persiapan para atlet untuk menghadapi Porprov Jateng mendatang. “Melalui event ini, para atlet catur Kendal bisa sparing dengan par atlet dari berbagai daerah,” ujarnya.

Kepala Dinas Kepemudaan Olahraga dan Pariwisata (Disporapar) Kendal, Achmad Ircham Chalid mengatakan, Pemda terbantu dengan adanya kegiatan ini, karena untuk mempersiapkan atlet Porprov yang berkualitas yang diharapkan bisa meningkatkan prestasi olahraga, khususnya cabor catur di Kabupaten Kendal. 

Ircham berharap, dengan banyaknya peserta dari luar daerah Kendal, bisa diambil nilai positif, karena bisa melihat pola permainan yang berbeda-beda dari masing-masing daerah. Demikian pula dengan kehadiran sejumlah master, diharapkan bisa memberikan motivasi bagi atlet junior, sehingga semakin terpacu semangatnya untuk meningkatkan prestasinya. “Dengan adanya kegiatan ini, para atlet bisa sparing dengan banyak daerah, sehingga bisa mengetahui permainan para atlet dari daerah lain,” katanya.

Terkait dengan sedikitnya peserta dari daerah Kendal yang hanya 30 peserta, membuatnya prihatin. Untuk itu harus bisa ditingkatkan dengan mencari atlet-atlet sampai tingkat kecamatan dan desa. “Harusnya lebih banyak peserta dari Kendal, sehingga harus dicari lagi sampai ke kecamatan-kecamatan,” ujarnya.