Kendaraan Mobil Dihimbau Tidak Lewat Jalan di Darupono yang Longsor

0
950

Hati-hati jika lewat jalur Kaliwungu – Boja, tepatnya di wilayah Desa Darupono Kaliwungu Selatan. Pasalnya, longsoran di jalan beton semakin lebar, sehingga cukup berbahaya bagi kendaraan yang lewat, terutama mobil. Bupati Kendal dr Mirna Annisa Minggu (19/2/2017) meninjau jalan yang longsor. Kondisi jalan yang di tepinya jurang, longsornya semakin lebar, sehingga menggantung. Warga setempat sudah mengantisipasinya dengan memasang  tong-tong di tengah jalan supaya tidak dilalui. Praktis, hanya separoh jalan yang bisa dilalui.

Bupati Kendal dr Mirna Annisa pun menghimbau agar kendaraan mobil tidak melintas di jalur tersebut. Demi keamanan pengguna jalan dan menjaga agar longsor tidak semakin parah yang diakibatkan oleh getaran mobil saat melintas jalan tersebut. Bupati Mirna mengatakan, akan berkoordinasi dengan pihak terkait dan Polres Kendal agar melarang kendaraan mobil melintas jalur tersebut. “Saya minta jalur ini ditutup bagi kendaraan mobil, karena cukup berbahaya dan tidak menjadi amblas karena getaran mobil yang lewat,”katanya.

Untuk perbaikan jalan yang longsor tersebut, memang agak sulit, sebab berada di tepi jurang yang cukup dalam. Namun Bupati Mirna mengatakan, secepatnya akan mengupayakan agar segera dilakukan perbaikan. Pasalnya, jalur tersebut merupakan jalur utama Boja-Kaliwungu dan jalur alternatif Kaliwungu-Ungaran. “Harus secepatnya dipebaiki, tapi untuk sementara dilakukan perbaikan darurat dulu,”ucapnya.

Untuk memperlancar arus lalu lintas, warga setempat membantu mengatur lalu lintas kendaraan untuk melewati jalur yang hanya bisa separuh jalan, mulai pukul 6 pagi sampai 11 malam. Seorang warga setempat, Dimas mengatakan, dengan sukarela ikut mengatur arus lalu lintas supaya lancar. “Kami sukarela aja mengatur jalan ini supaya lancar,”katanya.