Kesbangpol Kendal Gelar Rakor Masalah Strategis dan Aktual Persiapan Hadapi Pemilu Serentak 17 April 2019

Kesbangpol Kendal menggelar Rakor Masalah Strategis dan Aktual persiapan menghadapi Pemilu Serentak 17 April 2019

0
644
Kesbangpol Kendal menggelar Rakor Masalah Strategis dan Aktual persiapan menghadapi Pemilu Serentak 17 April 2019. Rakor yang digelar di pendopo kabupaten pada Rabu 10 April 2019 menghadirkan narasumber dari Polres Kendal, Kodim 0715 Kendal, Kejaksaan Negeri Kendal dan Pemkab Kendal. Rakor diikuti seluruh anggota Forkopimcam, KPU, Bawaslu, organisasi keagamaan, ormas, LSM dan wartawan. Rakor dibuka oleh Wakil Bupati Kendal Masrur Masykur.

Kepala Kesbangpol Kendal, Marwoto mengatakan, tujuan rakor ini untuk menyatukan langkah dan persepsi dalam mengantisipasi kerawanan menjelang pemilu, sehingga stabilitas dan situasi kondusif tetap terjaga. “Rakor ini supaya koordinasi dengan semua pihak dalam menghadapi pemilu bisa berjalan dengan baik untuk mengantisipasi sehingga pemilu berjalan lancar, aman dan damai,” katanya.
Bupati Kendal Mirna Annisa dalam sambutan yang disampaikan oleh Wakil Bupati mengajak kepada seluruh komponen masyarakat untuk berkomitmen menjaga situasi kondusif supaya pemilu berjalan lancara, aman dan damai. Bupati mengatakan, bahwa adanya perbedaan jangan sampai merusak persaudaraan. “Walaupun berbeda pilihan, tapi tetap menjaga kerukunan dan tidak berpecah belah,” ucapnya.
Kapolres Kendal AKBP Hamka Mappaita mengajak seluruh masyarakat untuk mengantisipasi dan jangan sampai terprovokasi oleh orang-orang yanga tidak bertanggungjawab. Pemilu yang demokratis harus dilakukan dengan cara yang baik dan terhormat. Jika ada dugaan pelanggaran pemilu, maka harus diserahkan kepada Bawaslu. Kapolres juga meminta kepada  KPU dan parpol harus melaksanakan pemilu sesuai peraturan yang berlaku. “Siapapun yang menjadi pemimpin itu sudah kehendak Tuha, sehingga harus disikapi dengan baik,” katanya.
Sementara itu Dandim 0715 Kendal yang diwakili oleh Kasdim Mayor Tri Santoso Marsudi mengatakan, bahwa TNI siap membantu tugas pengamanan. Kepada masyarakat diminta agar menjaga perbedaan dan tidak memaksakan kehendak serta menghindari hoax. “Intinya TNI selalu siap membantu pengananan, jika sewaktu-waktu diminta oleh kepolisian,” katanya.