Ketua KPU Minta Anggota PPK bisa Kerja Maksimal dan Profesional

Pelantikan PPK Kabupaten Kendal untuk Pilbup Kendal 2020

0
348

KPU Kendal telah melantik 100 anggota Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK) Kabupaten Kendal untuk Pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Kendal Tahun 2020 pada Sabtu (29/2/2020). Pelantikan dilakukan oleh Ketua KPU Kendal, Hevi Indah Oktaria, sekaligus pengucapan sumpah dan pernyataan pakta integritas. Pelantikan yang dilakukan di Gedung Aldila dihadiri Bupati Kendal Mirna Annisa dan Forkopimda, pejabat Pemkab Kendal dan para camat.

Bupati Kendal Mirna berpesan kepada anggota PPK bekerja sesuai kewenangannya untuk menjalankan demokrasi. Sumpah yang sudah diucapkan harus benar-benar dipegang dan dilaksanakan untuk menuju kebaikan bersama. “Sumpah yang sudah diucapkan jangan hanya sebatas ucapan, karena menjadi bagian penting dalam melaksanakan tugas dan tanggung jawabnya,” ucapnya.
Bupati berharap pemilihan Bupati nanti benar-benar berkualitas supaya bisa terpilih kepala daerah yang berkualitas. Pasalnya, tantangan Kendal ke depan bukanlah bersaing dengan daerah, tetapi dengan negara luar.  “PR Kendal ke depan itu harus bisa bersaing dengan negara luar untuk merebut peluang di bidang ekonomi, sehingga dibutuhkan kepala daerah berkualitas,” katanya.
Ketua KPU Kendal, Hevi Indah Oktaria mengatakan, bahwa anggota PPK adalah orang-orang terpilih untuk membantu KPU dalam menyukseskan Pilbup. Oleh karena itu harus menjaga pakta integritas, independen dan profesional. “Sebagai penyelenggara Pilbup, maka KPU dan PPK ini ibarat akuarium yang akan dilihat oleh semua orang, sehingga harus menjaga integritas dan independen,” ujarnya.
Terkait dengan dinyatakannya Kendal menduduki peringkat nomor satu dalam indeks kerawanan pemilu di Jawa Tengah dan nomor 14 di Indonesia, Ketua KPU meminta kepada seluruh anggota PPK untuk bisa membuktikan, jika Pilkada di Kendal tidak rawan. Oleh karena itu harus bisa  menjaga integritas, independen dan profesional. “Kami harus bisa membuktikan terhadap indikator-indikator kerawanan itu bisa diselesaikan dengan baik. Yaitu menjalin kerjasama dengan seluruh stakeholder dan  bekerja dengan maksimal, jangan sampai mengcewakan,” ucapnya.