Kyai Danial Minta Usut Tuntas Pembuat Terompet Berbahan Sampul Al Quran

1
551

Ketua PC Nahdatul Ulama Kabupaten Kendal HM Danial Royyan menghimbau kepada masyarakat agar tidak terprovokasi terkait beredarnya terompet berbahan sampul Al Quran. Terompet yang dijual di minimarket Alfamart di Kabupaten Kendal tersebut langsung ditarik oleh pihak berwajib, setelah menerima laporan dari kyai NU. Namun Kyai Danial meminta kepada polisi agar segera mengusut tuntas supaya tidak menimbulkan keresahan bagi masyarakat muslim. Apalagi Kendal yang sudah berhasil menciptakan situasi kondusif saat dan pasca Pilkada ini. “Jangan sampai, kerja keras menciptakan situasi kondusif yang telah dilakukan tokoh-tokoh NU Kendal saat dan pasca pilkada dirusak oleh kejadian ini,”katanya.

Kejadian yang sangat disayangkan dan disesalkan ini, menurut Kyai Danial ada unsur kesengajaan atau ingin memancing amarah umat Islam. Untuk itu, PC NU Kendal bersama para aktivisnya akan aktif menghimbau kepada masyarakat agar tidak terpancing melakukan tindakan anarkhis. Kyai Danial juga meminta kepada NU dan Muhammadiyah agar menyatukan sikap yang sama seperti yang telah dilakukan NU Kendal. “NU bersama Muhammadiyah dan ormas Islam lain sudah sepakat agar Indonesia tetap aman dan kondusif, sehingga jangan sampai terpancing isyu SARA,”tegasnya.

Menurut Kyai Danial, tindakan membuat terompet berbahan sampul Al Quran merupakan tindakan penistaan agama Islam. Pasalnya, Al Quran sebagai kitab suci agama Islam harus ditempatkan di tempat yang paling tinggi. Menaruh barang seperti tasbih di atas Al Quran saja tidak diperbolehkan. “Karena masuk dalam tindakan penistaan agama, maka sanksinya ya pidana,”katanya.

Demikian pula Beny Karnadi, selaku kader NU meminta kepada aparat polisi harus segera mengusut tuntas pelakunya. “Ini harus segera diusut tuntas, karena ada asumsi mengadu domba,”harapnya.