Minta Turun Hujan, Warga Desa Kebonharjo Patebon Lakukan Solat Istisqa

Warga Desa Kebonharjo Patebon lakukan solat Istisqo

0
398

Pengurus Ranting Nahdlatul Ulama Kebonharjo 1 dan 2 mengadakan Solat Istisqa berjamaah pada Jumat (27/9/2019) selepas Solat Jumat. Solat Istisqa yang dilakukan di lapangan Desa Kebonharjo diikuti ratusan warga ini untuk memohon turunnya hujan yang sudah lama tidak terjadi.

Ketua Pengurus Ranting NU Kebonharjo 2, Muhammad Adib Shofwan mengatakan, Solat Istisqa ini merupakan arahan dari Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU), karena kekeringan akibat kemarau panjang tahun ini merata seluruh wilayah Indonesia. Kekeringan ini juga memperparah terjadinya kebakaran hutan yang terjadi di Pulau Sumatra dan Kalimantan.
“Kami memanjatkan doa agar segera diturunkan hujan untuk Indonesia, karena hampir seluruh wilayah Indonesia mengalami kekeringan, bahkan banyak terjadi kebakaran,” katanya
Ia berharap, dengan turunnya hujan, maka akan memadamkan api yang membakar hutan di Sumratra dan Kalimantan. Selain itu, kebutuhan air bersih, dan kebutuhan air untuk pertanian akan tercukupi kembali. “Kami tidak bisa ikut memadamkan api di Sumatra dan Kalimantan yang mengalami kebakaran hutan. Namun kami hanya dapat berdoa. Kedepan kami juga akan usulkan untuk menggelar solat istisqa di tingkat kecamatan bersama,” jelasnya
Sementara itu, Kepala Desa Kebonharjo, Edi Lukman mengatakan bahwa selain mendoakan agar turunnya hujan di lokasi kebakaran hutan, solat ini diharapkan akan membawa turunnya hujan bagi wilayah Kendal. Pasalnya saat ini kondisi air di desanya sudah mengalami kekurangan dan para peternak kesulitan mencari pakan untuk ternaknya. “Harapannya agar segera turun hujan di Kendal, sehingga sumur-sumur para warga yang saat ini mengering bisa kembali terisi. Para petani juga tercukupi kebutuhan air untuk tanaman dan peternak juga dapat mencari rumput untuk pakan ternaknya,” pungkasnya.