Partisipasi Pemilih di TPS 02 Kelurahan Balok yang Lakukan Pemungutan Suara Ulang masih Relatif Tinggi

Pemungutan suara ulang di TPS 02 Kelurahan Balok Kendal

0
690

Antusias warga pemilih di TPS 02 Kelurahan Balok Kecamatan Kendal yang melakukan pemungutan suara ulang (PSU) Pemilu pada Sabtu (27/04/2019) cukup tinggi. Hampir sama pada hari pemungutan suara Rabu (17/04/2019) lalu, dari total jumlah pemilih sekitar 200 orang, yang hadir mencapai 190 orang. Pada PSU kali ini partisipasi warga sudah mencapai  171 orang.

Ketua KPU Kendal, Hevy Indah Oktaria mengatakan, pada pemungutan suara ulang kali ini tetap ditangani oleh anggota TPS 02 lama atau tidak ada penggantian panitia. Hanya saja, pihaknya telah memberikan pengarahan kembali terkait dengan peraturan KPU, supaya tidak melakukan kesalahan lagi. “Tidak ada penggantian anggota panitia, namun kami telah memberikan pengarahan kepada semua panitia supaya tidak melakukan kesalahan,” katanya.
Hevy mengatakan, pada PSU kali ini hanya menggunakan empat surat suara, yaitu surat suara untuk calon presiden, DPR RI, DPRD Provinsi dan DPD. Pasalnya pada saat pemungutan suara lalu, tiga orang warga dari Brebes itu tidak menggunakan surat suara untuk DPRD kabupaten. “Untuk surat suara DPRD kabupaten yang sudah dihitung, nanti akan direkap di tingkat PPK kecamatan bersama dengan yang empat surat suara yang diulang hari ini,” jelasnya.
TPS 02 Kelurahan Balok harus melakukan PSU ulang, karena terjadi pelanggaran, karena diketahui tiga orang ber KTP Brebes, yang tidak tercantum dalam DPT maupun DPTb dan tidak memiliki formulir A5 melakukan pemilihan. Padahal sesuai aturan, pemilih yang membawa KTP elektronik hanya untuk warga setempat.
Sementara itu ketua Bawaslu Kendal, Odilia Amy Wardayani mengatakan, pelaksanaan PSU ini mendapat perhartian khusus. Selain dipantau laungsung oleh Bawaslu Jawa Tengah, juga semua anggota Bawaslu Kendal bersama anggota pengawas Kecamatan Kendal ikut melakukan pemantauan. “Sebenarnya pengawasannya sama seperti pengawasan sebelumnya, tapi pada pengawasan kali ini memang semuanya memberikan perhatian khusus, termasuk bawaslu Provinsi yang ikut langsung melakukan pengawasan di TPS ini,” ujarnya.