Pemkab Kendal Andalkan Dana Dusun untuk Entaskan Kemiskinan

Pemkab Kendal Andalkan Dana Dusun untuk Entaskan Kemiskinan

0
114

Swarakendal.com : Program Bantuan Keuangan Khusus (BKK) yang lebih dikenal dengan Bantuan Dana Dusun diharapkan bisa mengentaskan angka kemiskinan di Kabupaten Kendal. Melalui program Bantuan Dana Dusun ini, Pemkab Kendal memberikan bantuan untuk tiap-tiap dusun sebesar Rp 100 juta – 300 per tahun. Bantuan untuk dusun  ini dimulai  tahun 2021 untuk 19 dusun sebagai percontohan, kemudian di tahun 2022 ini baru diberikan untuk 600 dusun. Targetnya di tahun 2023 nanti akan diberikan untuk semua dusun di Kabupaten Kendal yang total sebanyak 1.605 dusun. 

Bupati Kendal, Dico M Ganinduto menyebut, angka kemiskinan di Kabupaten Kendal tahun 2022 mencapai 9 persen dari jumlah penduduk di Kabupaten Kendal. Angka kemiskinan ini harus diturunkan, yang salah satunya dengan pengelolaan Dana Dusun. “Pengelolaan Bantuan Dana Dusun ini bisa untuk program Padat Karya untuk menurunkan angka kemiskinan di desa,” katanya, saat acara Halal Bihalal dengan Paguyuban Kepala Desa, Rabu (18/5/2022).

Bupati Dico mengatakan, melalui program Bantuan Dana Dusun ini terjalin sinergitas kerja Pemerintah Kabupaten Kendal dengan Pemerintah Desa yang selama ini sudah berjalan baik. Terkait dengan pengelolaan anggaran di desa, Bupati telah mengarahkan supaya dikelola dengan baik dan tepat kepada sasaran. Seperti pengelolaan Bantuan Dana Desa untuk program padat karya, karena akan mengurangi angka kemiskinan.  

“Meskipun jumlahnya tidak besar namun jika tepat sasaran maka akan mempunyai manfaat yang besar juga. Dengan padat karya maka semua warga masyarakat bisa menikmati hasilnya dari program yang digulirkan,”kata Dico.

Ketua Paguyuban Kepala Desa Bahurekso, Abdul Malik mengatakan, siap untuk melaksanakan semua program Pemerintah Kabupaten Kendal. Kepala desa akan bersinergi dan menghilangkan ego sektoral untuk kemajuan Kabupaten Kendal.

“Program Dana Dusun merupakan salah satu program andalan Pemkab Kendal, maka akan dilaksanakan agar memberikan manfaat kepada masyarakat, terutama untuk mengurangi angka kemiskinan,”jelas Malik.