Pemkab Kendal Kejar Target Vaksinasi Booster 30 Persen

Pemkab Kendal Kejar Target Vaksinasi Booster 30 Persen

0
207

Swarakendal.com : Pemerintah Kabupaten Kendal sedang melakukan percepatan vaksin booster. Percepatan vaksin booster ini agar pada akhir April nanti bisa mencapai target 30 persen. Untuk saat ini pencapaian vaksin booster baru 12 persen.

Plt Kepala Dinas Kesehatan Kendal, Parno kemarin mengatakan, agar bisa tercapai 30 persen pada akhir April nanti, maka per hari ditarget 6.000 dosis, yaitu dengan memaksimalkan tenaga kesehatan di 30 puskesmas yang ada. Setiap puskesmas minimal ditarget bisa menyuntikkan 200 dosis vaksin booster setiap hari. Sehingga target 30 persen vaksin booster nantinya bisa tercapai di akhir April. “Kami sudah berinovasi, semua lini sektor digerakkan, di tingkat kecamatan dari camat, dari TNI Polri dan juga kepala desa dan lurah digerakkan semua. Target per hari per kecamatan adalah 300 sasaran, jika kali 20 kecamatan, maka target per hari minimal 6.000 sasaran untuk booster,” jelasnya.

Menurut Parno, capaian vaksinasi booster di Kabupaten sampai saat ini masih cukup rendah. Dari jumlah 802.190 sasaran,  baru tercapai 12 persen saja. Jumlah ini hanya mengalami penambahan 2 persen dari pekan lalu. Oleh karena itu, pemerintah desa/kelurahan hingga tokoh masyarakat diminta untuk membantu menggerakkan masyarakatnya mendapatkan vaksinasi booster dengan mudah. 

Bupati Kendal, Dico M Ganinduto menyatakan, pada tiap-tiap pos pemantauan arus mudik, nantinya akan disiagakan juga petugas vaksinator. Selain melayani vaksinasi di tempat, petugas akan melakukan random check kepada pemudik. Jika ditemukan belum vaksin booster, maka  akan dilakukan vaksinasi booster langsung di pos pemantauan.

“Kami memastikan yang mudik sudah dibooster, jadi nanti akan ada petugas yang melakukan random check pada masyarakat yang mudik, supaya semua pemudik dipastikan sudah dibooster,” katanya.

Bupati berharap tidak ada lonjakan Covid-19 di masa Lebaran Idul Fitri. Sekarang Kendal sudah level 1 PPKM, dan angka kasus Covid-19 di rumah sakit sudah kosong. “Semua harus bersama-sama menjaga protokol kesehatannya agar mudik tahun ini berjalan lancar,” harapnya.