Pemkab Kendal Sebar Benih Ikan di Sungai Bodri

Pemkab Kendal Sebar benih ikan di Sungai Bodri

0
873
Dinas Kelautan dan Perikanan Kendal menebar 787 ribu benih ikan di Sungai Blorong Desa Darupono, Kecamatan Kaliwungu Selatan, Kabupaten Kendal.
Kegiatan ini melibatkan Ansor dan  Banom NU lainnya serta aktivis lingkungan dan masyarakat.
Bibit ikan yang ditebar bantuan dari Dinas Kelautan dan Perikanan Provinsi Jawa Tengah. Dan bibit ikan yang ditebar di antaranya seperti nila, mujahir, karper dan nilem. nila 400.000 ekor, mujahir 375.000 ekor dan karper 12.000 ekor.
Kepala Seksi Produksi Perikanan DKP Kendal, Joko Suprayoga mengatakan, bahwa penebaran benih ikan merupakan langkah Pemkab Kendal mengatasi krisis ikan di perairaan umum. “Kegiatan ini untuk mengatasi kekrisisan ikan di sungai akibat tingginya penangkapan. Dengan penebaran benih ikan ini harapannya ke depan stok ikan di perairaan umum, termasuk sungai dan embung diharapkan bisa kembali bertambah,” ungkapnya.
Menurutnya, ada tiga faktor besar penyebab makin langkanya ikan di perairan umum, yaitu kegiatan penangkapan yang berlebihan, degradasi lingkungan dan penggunaan alat atau metode penangkapan yang tidak ramah lingkungan. Juga penggunaan alat tangkap tertentu, misalnya jala arad dapat menghambat proses regenerasi stok ikan karena ikan yang tertangkap diantaranya adalah benih. “Meskipun penggunaan racun dan strum listrik telah dilarang, masih ada masyarakat yang nekat memakainya sehingga menurunkan daya dukung lingkungan,” tambah Joko.
Joko Suprayoga juga berharap kepada masyarakat supaya ikan yang ditebar, nantinya baru boleh ditangkap apabila telah memiliki berat lebih dari 300 gram. “Jadi apabila ada ikan yang masih kecil tertangkap oleh masyarakat tolong dilepaskan kembali hingga mencapai berat konsumsi,” harap Joko.
Ngatno, Pengurus GP Ansor Kaliwungu Selatan berharap dengan adanya kegiatan ini bisa menjaga kelestarian alam khusuanya di lingkungan sungai supaya nanti regenerasi ikan itu bisa bermanfaat bagi masyarakat.
“Harapanya supaya nanti kedepan ikan – ikan tersebut bisa tumbuh dengan baik sehingga nantinya bisa  bermanfaat bagi masyarakat. Kami akan sosialisasi pada warga masyarakat supaya ikut menjaga ikan tersebut agar terhindar dari orang yang mencari ikan dengan obat-obatan,”katanya.
Sementara itu, Arno Samudra, aktivis lingkungan asal Kaliwungu Selatan mengaku senang dengan adanya penebaran benih ikan di Sungai Darupono. Ia pun akan membantu menjaga agar bibit ikan tidak diambil dengan cara yang tidak semestinya, seperti distrum maupun diobat.
“Sebaiknya juga dipasang papan himbauan larangan penangkapan ikan dengan bahan kimia,  bahan peledak dan cara yang dapat merusak kelestarian alam,”ujarnya.