Penjual Tahu Tempe di Kendal Mogok Jualan

Penjual Tahu Tempe di Kendal Mogok Jualan

0
98

Swarakendal.com : Penjual tempe tahu di Pasar Tradisional Kendal pada Senin 20 Februari 2022 ikut mogok tidak berjualan. Lapak-lapak di kios tempat berjualan pun tampak kosong.  Aksi mogok berjualan ini mengikuti seruan dari Pusat Koperasi Produsen Tempe Tahu Indonesia (Puskopti) Provinsi Jawa Tengah, berdasarkan surat edaran yang diterima, perihal pemberitahuan mogok produksi dan berjualan tahu tempe. `

Mukayanah, penjual sayur di Pasar Kendal yang bersebelahan dengan kios-kios penjual tempe tahu mengatakan, sejak pagi tidak ada yang berjualan tahu tempe. Katanya para penjual tempe tahu mogok selama tiga hari, mulai tanggal 21 sampai 23 Februari 2022. Pengunjung pasar yang hendak membeli tempe dan tahu pun, harus kecewa. “Tempe tahu tidak ada yang jual, kosong semua, katanya tiga hari,” katanya.

Haryati, penjual warung soto di Kendal mengatakan, untuk hari ini masih menjual lauk pauk dari tempe, seperti tempe goreng dan mendoan, karena masih punya stok sisa kemarin. Namun untuk hari besok sudah tidak ada tempe, karena jika lebih dari dua hari, rasa tempe sudah tidak enak. Maka untuk sementara hanya menyediakan gorengan lain, seperti perkedel dan bakwan. “Kalau hari ini masih ada tempe, karena tempenya ambil hari Minggu, kalau buat besok ya tidak ada tempe, nanti diganti bakwan saja,” ujarnya.

Tidak hanya di Pasar Kendal, para penjual tempe tahu di pasar-pasar tradisional di Kecamatan Kaliwungu, Brangsong dan Cepiring juga mogok berjualan selama tiga hari.